Karhutla Aceh Januari Maret 2026 Bakar 114 Hektar Lahan dan Hutan

  • 28 Apr 2026 07:02 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Aceh tercatat telah terjadi enam kali sejak Januari hingga Maret 2026. Kejadian tersebut berdampak pada kerusakan lahan seluas sekitar 114,5 hektar.

Analis Kebencanaan Ahli Madya Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Fazli mengatakan, Kerugian akibat peristiwa karhutla tersebut diperkirakan mencapai Rp16 miliar. Data ini menunjukkan dampak ekonomi yang cukup signifikan dari kebakaran lahan di Aceh.

“Sebagian besar kejadian karhutla terjadi di wilayah Barat Aceh. Daerah Aceh Barat menjadi salah satu lokasi yang paling dominan terdampak,” ujarnya saat menjadi narasumber dalam dialog interaktif bersama RRI, Senin 27 April 2026.

Hingga saat ini, penyebab pasti dari kebakaran tersebut masih belum diketahui secara rinci. Aparat terkait masih melakukan pendalaman terhadap faktor pemicu di lapangan.

Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menyebutkan adanya indikasi peningkatan risiko kebakaran. Kondisi ini dipengaruhi oleh cuaca panas dan mulai masuknya musim kemarau.

Wilayah seperti Aceh Besar, Banda Aceh, dan Sabang mulai menunjukkan potensi peningkatan hotspot. Hal ini menjadi perhatian serius dalam pemantauan cuaca dan kebakaran.

Meski demikian, hingga saat ini BPBA belum menetapkan status siaga di tingkat provinsi. Pemerintah masih berada pada tahap pemantauan dan kewaspadaan dini.

BPBA terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran di tingkat akar rumput.

Koordinasi juga dilakukan dengan berbagai pihak, termasuk BMKG untuk memperoleh informasi terkini. Data cuaca dan hotspot menjadi acuan dalam pengambilan langkah antisipasi.

Jika terjadi peningkatan signifikan hotspot secara terus-menerus, BPBA akan meningkatkan koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat penanganan karhutla di Aceh.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....