Karhutla Aceh Barat Meluas hingga 20 Hektar, Petugas Masih Berjibaku Padamkan Api
- 03 Agt 2026 14:51 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Meulaboh – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Aceh Barat masih terus ditangani hingga Senin 3 Agustus 2026. Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Aceh Barat, luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 20,5 hektare dan tersebar di lima kecamatan.
Karhutla terjadi di Kecamatan Meureubo, Johan Pahlawan, Samatiga, Woyla Barat, Bubon, dan Arongan Lambalek. Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Foto udara dari BPBD menunjukkan, kebakaran lahan terjadi pada sejumlah titik yang membakar area lahan gambut hingga perkebunan sawit. Titik api juga sudah mendekati pemukiman warga.
Berdasarkan data BPBD Aceh Barat yang diterima RRI melalui Pusdalops BPBA menyebutkan, lahan yang terbakar meliputi Gampong Gunong Kleng seluas sekitar 0,5 hektare dan Ujong Tanoh Darat ADB sekitar 1,5 hektare di Kecamatan Meureubo. Di Kecamatan Johan Pahlawan, kebakaran terjadi di Gampong Lapang seluas sekitar 1 hektare dan Gampong Leuhan sekitar 4 hektare.
Sementara itu, di Kecamatan Samatiga, kebakaran melanda Gampong Cot Seumeurueng sekitar 4 hektare dan Gampong Paya Lumpat sekitar 3,5 hektare. Kebakaran juga terjadi di Gampong Blang Luah, Kecamatan Woyla Barat, seluas sekitar 2 hektare, Gampong Peulante, Kecamatan Bubon, sekitar 2,5 hektare, serta Gampong Keub, Kecamatan Arongan Lambalek, sekitar 1,5 hektare.
Sejak kebakaran terjadi, tim gabungan terus melakukan upaya pemadaman dan penyekatan di sejumlah titik. Penanganan dilakukan secara bertahap, mulai dari pemadaman di kawasan Cot Seumeurueng, Paya Lumpat, Blang Luah, Lapang, hingga kawasan Putroe Ijo, Ujong Beurasok, dan Peulante.
Selain pemadaman darat, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) turut mendukung penanganan melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). BNPB juga mengerahkan drone termal untuk memantau titik panas sebagai dasar pelaksanaan operasi water bombing pada lokasi yang sulit dijangkau.
Tim gabungan yang terlibat dalam penanganan terdiri atas BPBD Aceh Barat, personel pemadam kebakaran dari Pos Meureubo, Woyla, Arongan, dan Kaway XVI, unsur TNI, Polri, masyarakat, serta Unit Kegiatan Mahasiswa Penanggulangan Kebencanaan Universitas Teuku Umar (UTU).
Berdasarkan kondisi terbaru, proses pemadaman masih difokuskan di wilayah Kecamatan Johan Pahlawan, Samatiga, dan Bubon. Petugas juga menemukan penambahan luasan kebakaran di kawasan Putroe Ijo, Gampong Leuhan, Keub, serta Ujong Tanoh Darat ADB akibat bara api yang terus menjalar di bawah permukaan tanah. BPBD Aceh Barat mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan, terutama saat kondisi cuaca kering, guna mencegah meluasnya kebakaran dan memudahkan proses penanganan di lapangan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....