Waspada Karhutla, BMKG Deteksi 16 Titik Panas di Aceh
- 31 Jul 2026 17:43 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh mendeteksi sebanyak 16 titik panas (hotspot) di sejumlah wilayah Provinsi Aceh berdasarkan hasil pemantauan pada 30 Juli 2026 pukul 00.00 hingga 23.00 WIB.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh, Miftahul Jannah, dalam laporannya yang diterima RRI, Jumat 31 Juli 2026, menyampaikan bahwa titik panas tersebut merupakan hasil pantauan sensor MODIS pada Satelit Terra, Aqua, Suomi NPP serta sensor NOAA20/VIIRS.
"Sebagian besar hotspot memiliki tingkat kepercayaan sedang, sementara satu titik berada pada kategori kepercayaan rendah. Titik-titik panas tersebar di sejumlah kabupaten/kota, yakni Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Timur, Aceh Utara, Kota Subulussalam, dan Nagan Raya," katanya.
Rinciannya, Aceh Barat terpantau memiliki dua titik panas di Kecamatan Johan Pahlawan dan Meureubo. Aceh Barat Daya terdapat satu titik di Kecamatan Babah Rot. Aceh Besar memiliki dua titik di Kecamatan Kuta Cot Glie dan Montasik. Sementara Aceh Jaya tercatat tiga titik yang tersebar di Kecamatan Indra Jaya dan Panga.
Selanjutnya, Aceh Selatan memiliki dua titik di Kecamatan Trumon dan Trumon Timur. Aceh Singkil terdapat satu titik di Kecamatan Suro Makmur dengan tingkat kepercayaan rendah. Aceh Timur memiliki satu titik di Kecamatan Nurussalam, Aceh Utara satu titik di Kecamatan Muara Batu, Kota Subulussalam tiga titik di Kecamatan Penanggalan, serta Nagan Raya satu titik di Kecamatan Darul Makmur.
BMKG menjelaskan, hotspot merupakan indikator awal yang dapat mengindikasikan adanya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), namun keberadaannya masih memerlukan verifikasi lapangan untuk memastikan apakah benar terjadi kebakaran. BMKG mengimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah yang terdeteksi memiliki titik panas, guna mencegah potensi meluasnya kebakaran hutan dan lahan di tengah kondisi cuaca yang mendukung munculnya titik api.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....