Suara Anak dan Remaja Jadi Indikator Penting Kota Layak Anak di Banda Aceh
- 31 Mar 2026 22:01 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Keterlibatan remaja secara aktif menjadi salah satu indikator penting dalam mewujudkan kota layak anak. Di Banda Aceh, upaya tersebut terus didorong agar anak dan remaja tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga subjek yang berperan aktif.
Direktur Eksekutif GEN-A dan Duta Pemuda Indonesia Provinsi Aceh 2025, Imam Maulana, dalam dialog interaktif di RRI Pro 1 Banda Aceh, Minggu 29 Maret 2026. Menyebutkan bahwa Banda Aceh saat ini telah mencapai level tiga dalam penilaian kota layak anak. “Kita sudah berada di level tiga dan sedang berupaya menuju level tertinggi,” katanya.
Menurut Imam, salah satu kunci untuk mencapai level tersebut adalah memastikan adanya pelibatan remaja secara bermakna. Artinya, remaja dilibatkan dalam setiap proses kegiatan, mulai dari perencanaan hingga evaluasi. Hal ini dinilai penting untuk membangun rasa tanggung jawab dan meningkatkan kemampuan mereka.
Lebih jauh, Imam menyoroti pentingnya memberikan ruang bagi anak untuk menyampaikan pendapat atau yang disebut sebagai “suara anak”. Ia menilai, kemampuan anak untuk mengungkapkan kebutuhan dan keluhannya merupakan bagian dari proses penguatan diri. “Ketika anak tahu haknya, maka keluh kesah yang mereka sampaikan itu punya dasar,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa keluhan anak tidak seharusnya dianggap sebagai hal negatif. Sebaliknya, hal tersebut merupakan bentuk komunikasi yang perlu didengar oleh orang dewasa. “Mengeluh bukan berarti lemah. Itu adalah cara anak menyampaikan hak yang belum terpenuhi,” tambahnya.
Dengan membuka ruang dialog dan mendengarkan suara anak, diharapkan kebijakan yang diambil dapat lebih responsif terhadap kebutuhan mereka, sekaligus mempercepat terwujudnya kota yang benar-benar layak anak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....