Forum Anak Banda Aceh Gaungkan Edukasi dan Perlindungan Anak
- 03 Agt 2026 15:23 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh – Forum Anak Kota Banda Aceh (FOKBA) bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) menggelar berbagai kegiatan edukatif dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026. Mengangkat tema "Jika Nanti Aku Menjadi Pemimpin Tahun 2045", rangkaian kegiatan berlangsung di sejumlah lokasi sebelum mencapai puncaknya di Taman Putroe Phang, Minggu 2 Agustus 2026.
Plt. Kepala DP3AP2KB Kota Banda Aceh Tiara Sutari AR menjelaskan, tema tersebut menjadi pengingat bahwa anak-anak perlu dipersiapkan sejak dini melalui pendidikan, perlindungan, dan ruang partisipasi yang memadai. "Kami mengawali kegiatan dengan edukasi anti-bullying di sekolah, pelestarian permainan tradisional, aksi kemanusiaan bagi anak penyandang kanker, kampanye peran ayah dalam pengasuhan, hingga dialog bersama RRI. Semua kegiatan ini dirancang untuk membentuk karakter, kepedulian, dan kepemimpinan anak sebagai generasi Indonesia Emas 2045," ujarnya.
Rangkaian kegiatan meliputi edukasi anti-perundungan di empat sekolah, permainan tradisional bersama anak-anak PAUD di Hutan Kota Tibang, aksi kepedulian di Yayasan C-Four Aceh, kampanye peran ayah dalam pengasuhan di kawasan Car Free Day, serta dialog interaktif melalui program Diary PUAN dan Indonesia Layak Anak (IDOLA) di RRI Banda Aceh yang menghadirkan Forum Anak Kota Banda Aceh untuk menyampaikan aspirasi mengenai isu perlindungan dan pemenuhan hak anak.
Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal mengapresiasi keterlibatan aktif Forum Anak dan seluruh mitra dalam menyukseskan peringatan HAN 2026. "Tema 'Jika Nanti Aku Menjadi Pemimpin Tahun 2045' bukan sekadar slogan, tetapi ajakan bagi kita semua untuk menyiapkan anak-anak menjadi pemimpin yang cerdas, berkarakter, peduli, dan bertanggung jawab. Karena itu, suara anak harus didengar dan menjadi bagian dari proses pembangunan daerah," kata Illiza. Menurutnya, perlindungan dan pemenuhan hak anak merupakan investasi jangka panjang dalam membangun Banda Aceh dan Indonesia yang lebih maju.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....