Pemerintah-WWF Kembangkan Area Konservasi Gajah Sumatera Seluas 90 Ribu Hektare
- 29 Mar 2026 21:54 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh — Upaya konservasi gajah Sumatera di Aceh terus dilakukan dengan pendekatan kolaboratif antara pemerintah, lembaga konservasi, dan masyarakat. Langkah ini bertujuan menciptakan solusi yang menguntungkan semua pihak.
WWF bersama pemerintah tengah mengembangkan kawasan konservasi seluas sekitar 90 ribu hektare. Area ini dirancang sebagai habitat aman bagi gajah untuk mencari makan, bermain, dan berkembang biak.
“Konsepnya menciptakan ruang yang aman bagi gajah sekaligus melindungi masyarakat. Ini solusi win-win,” kata Diah R. Sulistiowati dalam dialog Green Radio Sabtu 28 Maret 2026.
Ia menjelaskan, salah satu penyebab utama konflik adalah minimnya sumber pakan di habitat alami. Karena itu, penyediaan tanaman pakan di kawasan khusus menjadi bagian penting dalam strategi konservasi.
Selain itu, edukasi masyarakat juga terus dilakukan. Sejak 2019, WWF melatih warga desa dalam menangani gajah tanpa kekerasan melalui tim penanganan konflik satwa.
“Dulu cara mengusir gajah sering salah, sehingga memicu korban. Sekarang masyarakat sudah dilatih agar lebih aman,” ujarnya.
Diah juga menyoroti penggunaan pagar listrik ilegal yang berbahaya bagi manusia dan gajah. Ia menegaskan praktik tersebut harus dihentikan karena berisiko menimbulkan korban jiwa.
Menurutnya, pendekatan terbaik adalah mengarahkan pergerakan gajah ke kawasan konservasi dengan metode alami, bukan kekerasan.
Ia menambahkan, gajah merupakan satwa cerdas yang memiliki memori kuat dan kemampuan adaptasi tinggi. Karena itu, penanganannya harus berbasis pemahaman perilaku, bukan sekadar pengusiran.
“Aceh punya keistimewaan karena masih memiliki satwa kunci seperti gajah, harimau, dan orangutan. Ini harus dijaga,” katanya.
Diah berharap pemerintah dan masyarakat dapat berkomitmen menjaga hutan serta menghentikan pembukaan lahan ilegal. Ia juga mengimbau masyarakat melaporkan jika ada perburuan atau ancaman terhadap satwa.
“Kalau gajah hilang, ekosistem ikut rusak. Menjaga gajah berarti menjaga masa depan lingkungan,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....