Keluarga Diminta Terapkan Pola Asuh Tempat Penitipan Anak
- 17 Mar 2026 06:28 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Orang tua diminta menyelaraskan pola pengasuhan di rumah dengan yang diterapkan di tempat penitipan anak agar perkembangan anak berlangsung optimal.
Penelaah Teknis Kebijakan Program Bina Keluarga Balita (BKB), Nihrasiyah, S.Psi saat dialog RRI Perempuan dan Anak Senin 16 Maret 2026, mengatakan keselarasan pola asuh sangat penting agar anak tidak mengalami kebingungan dalam membangun kebiasaan dan karakter.
Ia menjelaskan program BKB berfokus pada peningkatan kapasitas orang tua dalam pengasuhan anak usia dini, sementara program Tamasya lebih menekankan pada peningkatan kompetensi pengasuh di tempat penitipan anak.
“Keduanya memiliki tujuan yang sama, yaitu meningkatkan kualitas pengasuhan anak usia dini, tetapi pendekatannya berbeda. BKB fokus pada keluarga, sedangkan Tamasya pada pengasuh di tempat penitipan,” ujarnya.
Dalam program BKB, orang tua diberikan berbagai edukasi mengenai perkembangan motorik, kognitif, bahasa, dan sosial anak. Selain itu, orang tua juga diajarkan praktik pengasuhan positif serta cara memantau pertumbuhan anak melalui kartu menuju sehat dan kartu kembang anak.
Nasiah menilai salah satu tantangan terbesar dalam edukasi pengasuhan adalah perbedaan pola asuh antar generasi. Sebagian orang tua masih menganggap pengasuhan sebagai kemampuan alami tanpa perlu dipelajari.
Padahal menurutnya, pengasuhan yang tepat sangat menentukan perkembangan anak, terutama pada masa golden age ketika perkembangan otak mencapai sekitar 80 hingga 90 persen.
Ia juga mengingatkan orang tua untuk membatasi penggunaan gadget pada anak. Anak di bawah dua tahun sebaiknya tidak terpapar gadget, kecuali dalam kondisi tertentu seperti panggilan video dengan keluarga.
Selain itu, orang tua juga diminta lebih aktif membangun kedekatan emosional dengan anak melalui interaksi langsung, bermain bersama, serta memberikan stimulasi perkembangan.
Nasiah menambahkan, indikator pengasuhan yang baik dapat dilihat dari perkembangan anak yang sesuai dengan usianya, kedekatan emosional dengan keluarga, serta kemampuan anak untuk tumbuh percaya diri dan mandiri.
Ia mengingatkan bahwa keteladanan orang tua menjadi faktor penting dalam membentuk perilaku anak. “Anak lebih banyak meniru apa yang dilakukan orang tuanya daripada mendengar apa yang dikatakan,” ujarnya.
Karena itu, orang tua diharapkan terus belajar dan meningkatkan pemahaman mengenai pola asuh agar perkembangan anak dapat berlangsung optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....