Perwakilan BKKBN Aceh Perkuat Program TAMASYA untuk Pengasuhan Anak Optimal
- 19 Jun 2026 16:45 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh memperkuat sinergi lintas sektor lewat forum “Penguatan dan Sinergitas Kemitraan Program TAMASYA”. Pertemuan digelar Kamis 18 Juni 2026, di Aula HM. Djuned, Banda Aceh, untuk menyamakan persepsi dan memperluas layanan Taman Asuh Sayang Anak di seluruh Aceh.
Kepala Perwakilan BKKBN Aceh Safrina Salim menegaskan TAMASYA bukan sekadar penitipan anak.
“Program TAMASYA berupaya menghadirkan layanan pengasuhan yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat penitipan anak, tetapi juga sebagai ruang tumbuh kembang yang mendukung pemenuhan hak-hak anak secara holistik, integratif, dan berkualitas,” ujarnya.
Forum ini menghadirkan narasumber dari DP3A Aceh, praktisi pengasuhan, dan Tim Teknis BKB/TAMASYA. Turut hadir perangkat daerah seperti Dinas Sosial, Kesehatan, Pendidikan, Kemenag, serta mitra strategis PKK, HIMPAUDI, HIMPSI, Persit, Bhayangkari, akademisi, dan media massa.
Ketua Tim Kerja KSPK BKKBN Aceh Dina Astita menjelaskan TAMASYA sudah berjalan 2 tahun dan jadi program prioritas pembangunan keluarga. “Program ini bertujuan mendukung pendidikan anak usia dini serta menyamakan persepsi terkait PAUD bersama dinas terkait dan mitra kerja,” kata Dina. Program ini juga menargetkan peningkatan Tingakt Peratisipasi Angkatan Kerja (TPAK) perempuan, kualitas keluarga, dan penurunan stunting.
Dua agenda utama dibahas. Pertama, inisiasi pembentukan TAMASYA baru di wilayah yang butuh layanan pengasuhan. Kedua, penguatan kapasitas pengasuh lewat coaching, mentoring, Kelas Orang Tua Hebat, dan LMS SiBima Emas. Setiap desa juga punya Tim Pendamping Keluarga dari kader dan bidan untuk mengawal Bina Keluarga Balita.
Kementerian Agama dan Dinas Sosial Aceh menyatakan dukungan penuh. Kemenag siap berkolaborasi lewat Raudhatul Atfhal, sementara Dinsos fokus pada layanan sosial bagi anak korban kekerasan dan anak disabilitas.
Safrina menutup forum dengan ajakan komitmen bersama. “Kegiatan ini penting sebagai wadah memperkuat sinergi dan membangun dukungan bersama. Semoga menghasilkan layanan pengasuhan yang aman, berkualitas, ramah anak, demi generasi Aceh yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing,” tegasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....