Angka Nikah Banda Aceh Normal Meski Emas Mahal

  • 31 Jan 2026 14:57 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh — Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Banda Aceh, Akhyar, menyampaikan bahwa meski harga emas belakangan naik, angka pernikahan di Banda Aceh tetap relatif stabil. Pernyataan ini disampaikannya dalam perbincangan bersama RRI Banda Aceh, Rabu (28/1/2026).

Menurut Akhyar, tren penurunan pernikahan di Aceh terjadi secara perlahan dalam tiga tahun terakhir, namun tidak terlalu signifikan di Banda Aceh. “Kalau kita lihat 3 bulan terakhir, meski harga emas fluktuatif, angka pernikahan tetap stabil. Bulan Oktober 139 pasang, November 124 pasang, Desember 160 pasang,” jelasnya.

Ia menekankan, emas sebagai mahar bukanlah rukun nikah, melainkan syarat sah nikah, sehingga calon pengantin tidak harus terhalang oleh fluktuasi harga emas. “Mahar boleh berupa emas, boleh hutang, bahkan bisa disesuaikan dengan gram, tidak harus manyam,” kata Akhyar.

Akhyar menambahkan, solusi yang bisa diterapkan jika harga emas tinggi adalah mengubah satu mayam menjadi gram. Satu mayam setara 33 gram, sehingga jumlahnya bisa disesuaikan agar tidak memberatkan calon pengantin.

Pihak Kemenag berharap masyarakat memahami bahwa nilai mahar bukan ukuran kemuliaan rumah tangga, dan fleksibilitas ini penting agar tidak menjadi hambatan dalam melaksanakan pernikahan.

Dengan pendekatan ini, calon pengantin tetap dapat melangsungkan pernikahan secara sah tanpa terbebani masalah ekonomi terkait mahar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....