BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Wilayah Aceh hingga 23 Juli

  • 21 Jul 2026 21:14 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Aceh dalam periode 21–23 Juli 2026.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh, Nasyithah Az Zahra Lubis, dalam laporannya yang diterima RRI menjelaskan kondisi cuaca tersebut dipengaruhi oleh adanya daerah belokan angin dan konvergensi di wilayah Aceh. Selain itu, suhu muka laut yang hangat di perairan barat dan selatan Sumatra turut meningkatkan penguapan sehingga kandungan uap air di atmosfer bertambah dan mendukung pembentukan awan hujan.

"Berdasarkan prakiraan BMKG, pada 21 Juli 2026 hujan sedang hingga lebat yang berpotensi disertai angin kencang diperkirakan terjadi di Kabupaten Aceh Selatan, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Bireuen, dan Gayo Lues," katanya Selasa 21 Juli 2026.

Sementara pada 22 Juli 2026, potensi hujan dengan intensitas serupa diprakirakan terjadi di Kabupaten Aceh Tenggara dan Aceh Selatan. Adapun pada 23 Juli 2026, BMKG tidak mengeluarkan potensi cuaca ekstrem di wilayah Aceh.

BMKG mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap hujan yang berpotensi turun pada sore hingga malam hari akibat pemanasan yang cukup intens pada siang hari. Kondisi tersebut juga dapat disertai angin kencang serta berpotensi memicu banjir dan tanah longsor di wilayah rawan.

Masyarakat, terutama yang beraktivitas di luar ruangan maupun pengguna jalan, diharapkan selalu memantau informasi cuaca terkini dari BMKG dan berhati-hati saat kondisi cuaca memburuk guna mengurangi risiko bencana hidrometeorologi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....