BMKG Deteksi 20 Titik Panas di Aceh, Terbanyak di Aceh Barat

  • 21 Jul 2026 21:13 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh mencatat sebanyak 20 titik panas (hotspot) terpantau di Provinsi Aceh berdasarkan hasil pemantauan satelit pada 20 Juli 2026.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh, Nasyithah Az Zahra Lubis, mengatakan data tersebut diperoleh dari hasil pantauan sensor MODIS pada Satelit Terra, Aqua, Suomi NPP, serta satelit NOAA20/VIIRS.

"Berdasarkan data BMKG, titik panas paling banyak terdeteksi di Kabupaten Aceh Barat. Sebagian besar berada di Kecamatan Samatiga dan Johan Pahlawan dengan tingkat kepercayaan kategori sedang," katanya dalam laporan yang diterima RRI Selasa 21 Juli 2026.

Selain Aceh Barat, titik panas juga terpantau di Kabupaten Aceh Besar tepatnya di Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Jaya di Kecamatan Setia Bakti, Kabupaten Pidie di Kecamatan Padang Tiji, serta Kabupaten Bener Meriah di Kecamatan Syiah Utama.

Dari total 20 titik panas yang terpantau, mayoritas memiliki tingkat kepercayaan sedang. Sementara itu, satu titik panas di Kecamatan Syiah Utama, Kabupaten Bener Meriah, berada pada tingkat kepercayaan rendah.

BMKG menjelaskan bahwa titik panas merupakan indikasi awal adanya sumber panas yang terdeteksi satelit dan belum tentu menunjukkan kejadian kebakaran hutan maupun lahan. Oleh karena itu, diperlukan verifikasi di lapangan oleh instansi terkait untuk memastikan kondisi sebenarnya.

BMKG mengimbau pemerintah daerah, aparat terkait, dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama di wilayah yang terpantau memiliki sejumlah titik panas, serta tidak melakukan pembakaran lahan yang dapat memicu meluasnya kebakaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....