Ramadan Momentum Anak Muda Tetap Produktif
- 15 Mar 2026 05:22 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh : Bulan Ramadan sering dianggap sebagai waktu untuk mengurangi aktivitas karena tubuh terasa lebih lemas saat menjalani puasa. Namun sebenarnya Ramadan justru dapat menjadi momentum bagi anak muda untuk meningkatkan kualitas diri sekaligus memperbanyak ibadah.
Anggota Humas Dewan Dakwah Kota Banda Aceh, Tgk Radja Fadlul Arabi, mengatakan puasa tidak seharusnya dijadikan alasan untuk bermalas-malasan. Justru Ramadan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan aktivitas yang bernilai dunia sekaligus akhirat.
“Puasa ini bukan momentum untuk tidur atau alasan malas bergerak, tetapi momentum bagaimana kita meningkatkan aktivitas akhirat dan juga aktivitas dunia,” ujar Tgk Radja Fadlul Arabi dalam program Cek Cerita Kamu Pro 2 RRI Banda Aceh, Jumat13 Maret 2026.
Ia menjelaskan banyak tokoh besar dalam sejarah Islam tetap produktif meskipun menjalani ibadah puasa. Bahkan Nabi Muhammad SAW dan para sahabat juga menjalankan berbagai aktivitas penting saat Ramadan.
Menurutnya, produktivitas di bulan Ramadan dapat dimulai dari hal-hal sederhana seperti memperbanyak sedekah, membaca Al-Qur’an, serta memperbaiki kebiasaan sehari-hari. Ramadan juga menjadi waktu yang tepat untuk meninggalkan kebiasaan buruk seperti bergosip atau membicarakan orang lain.
“Kalau sebelumnya kita jarang bersedekah atau kurang konsisten beribadah, maka di bulan puasa ini kita perbaiki dan tingkatkan kebiasaan tersebut,” katanya.
Tgk Radja juga menyoroti kebiasaan sebagian anak muda yang menghabiskan waktu dengan tidur atau bermain gawai selama Ramadan. Menurutnya, kebiasaan tersebut dapat mengurangi makna ibadah puasa jika dilakukan secara berlebihan.
Ia mengingatkan bahwa meskipun tidur dapat bernilai ibadah, masih banyak aktivitas lain yang memiliki keutamaan lebih besar. Karena itu, waktu Ramadan sebaiknya dimanfaatkan untuk kegiatan yang lebih bermanfaat.
“Tidur memang bisa bernilai ibadah, tetapi ada ibadah yang lebih utama seperti membaca Al-Qur’an, berzikir, atau melakukan kegiatan positif lainnya,” ujarnya.
Selain itu, Tgk Radja juga memberikan tips agar tetap produktif selama Ramadan, salah satunya dengan menghindari kembali tidur setelah sahur. Waktu setelah sahur hingga subuh dinilai sebagai momen yang sangat baik untuk beribadah atau melakukan aktivitas yang membutuhkan konsentrasi.
“Setelah sahur usahakan jangan mendekati kasur. Lebih baik mendekati musala, Al-Qur’an, atau pekerjaan yang belum selesai,” katanya.
Ia menambahkan bahwa menjaga keseimbangan antara aktivitas dunia dan ibadah juga penting selama Ramadan. Menurutnya, seseorang dapat meniatkan pekerjaan sehari-hari sebagai bagian dari ibadah sehingga bernilai pahala.
“Ketika kita meniatkan pekerjaan karena Allah, maka aktivitas dunia yang kita lakukan juga bisa menjadi ibadah,” ucapnya.
Tgk Radja berharap anak muda dapat memanfaatkan bulan Ramadan untuk membangun kebiasaan baik yang dapat terus dilakukan setelah Ramadan berakhir. Ia juga mengajak generasi muda untuk tetap semangat berkarya dan produktif meskipun sedang menjalani ibadah puasa.
“Apapun kegiatan kamu selama tidak bermalas-malasan dan diniatkan karena Allah, maka itu bisa menjadi bagian dari produktivitas yang bernilai ibadah,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....