Ramadan Jadi Momen Evaluasi Diri tanpa Overthinking
- 06 Mar 2026 19:30 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh: Bulan Ramadan dinilai menjadi momentum yang tepat bagi generasi muda untuk melakukan evaluasi diri sekaligus mengendalikan pikiran dari kecenderungan overthinking. Hal ini disampaikan Direktur Wilayah LPPEKOP BKPRMI Aceh, Reza Muttaqin dalam program dialog Tauladan di Radio Republik Indonesia Pro 2 Banda Aceh pada 5 Maret 2026.
Menurutnya, fenomena quarter life crisis yang banyak dialami anak muda saat ini merupakan hal yang wajar. Kekhawatiran terhadap masa depan, karier, maupun pencapaian hidup merupakan bagian dari proses perkembangan diri.
“Khawatir terhadap diri sendiri itu hal yang lumrah. Yang menjadi masalah adalah ketika kekhawatiran itu berlebihan hingga memicu overthinking,” ujarnya.
Ia menjelaskan, salah satu faktor yang memperkuat rasa cemas pada generasi muda adalah pengaruh lingkungan dan media sosial. Banyak anak muda yang tanpa sadar membandingkan pencapaian dirinya dengan orang lain yang terlihat lebih berhasil.
“Ketika melihat teman sudah bekerja, sudah menikah, atau terlihat sukses di media sosial, sebagian anak muda merasa tertinggal. Dari situlah muncul perasaan cemas dan overthinking,” katanya.
Reza menilai kondisi tersebut sering membuat generasi muda memikirkan hal yang terlalu jauh dari realitas yang sedang dijalani. Misalnya, mahasiswa baru yang sudah khawatir tentang pekerjaan sebelum menyelesaikan kuliahnya.
Padahal, menurutnya, langkah yang lebih penting adalah fokus menjalani proses saat ini secara maksimal.
“Kita sering memikirkan masa depan terlalu jauh. Padahal yang perlu diselesaikan hari ini adalah bagaimana belajar dengan baik dan menjalani proses yang ada,” jelasnya.
Ia menambahkan, Ramadan memberikan ruang refleksi bagi umat Muslim untuk melatih pengendalian diri, termasuk mengelola pikiran dan emosi.
Melalui ibadah puasa, seseorang tidak hanya belajar menahan lapar dan haus, tetapi juga melatih kesabaran, ketenangan hati, serta memperkuat hubungan spiritual dengan Allah.
“Ramadan bukan hanya menahan lapar, tetapi juga melatih bagaimana kita mengendalikan diri dan pikiran,” ujarnya.
Reza berharap generasi muda dapat memanfaatkan bulan Ramadan sebagai waktu untuk memperbaiki diri, bukan justru larut dalam kecemasan berlebihan.
“Evaluasi diri penting, tetapi jangan sampai berubah menjadi menyalahkan diri sendiri terus-menerus,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....