Juarai Australia Open 2026, Alwi Farhan Akui Perjuangan menuju Podium Tidak Mudah
- 15 Jun 2026 17:04 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Sydney – Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan menjuarai Australia Open 2026 setelah mengalahkan wakil Tiongkok, Dong Tian Yao, pada partai final yang berlangsung di Quaycentre, Sydney, Minggu 14 Juni 2026.
Alwi tampil dominan sepanjang pertandingan dan menutup laga dua gim langsung dengan skor 21-13, 21-13. Kemenangan tersebut sekaligus mengantarkan Alwi meraih gelar juara BWF Super 500 keduanya sepanjang karier.
Usai pertandingan, Alwi mengaku sangat bersyukur atas pencapaian tersebut. Ia menyebut gelar ini memiliki makna khusus setelah sempat mengalami masa sulit pasca ajang Piala Thomas beberapa bulan lalu.
"Rasanya sangat-sangat senang dan bahagia karena beberapa bulan kemarin saya memang sangat terpukul dengan kejadian di Piala Thomas. Tapi alhamdulillah, saya berterima kasih kepada semua yang sudah mengkritik, mendukung, dan mendoakan saya," ujar Alwi.
Menurutnya, perjalanan menuju podium juara tidaklah mudah. Berbagai tantangan dan rintangan harus dihadapi sebelum akhirnya mampu kembali menunjukkan performa terbaik di level internasional.
"Ini perjalanan yang harus saya temukan. Tidak mudah dan cukup banyak rintangannya, tapi saya pastikan diri saya tidak akan pernah menyerah dan akan selalu berusaha menjadi lebih baik," kata Alwi dikutip dari laman PBSI.
Menghadapi Dong Tian Yao di partai puncak, Alwi mengaku telah mempelajari permainan lawannya dari pertandingan-pertandingan sebelumnya. Ia mewaspadai serangan lawan yang memiliki postur tinggi dan pukulan tajam dari bola-bola atas.
"Hari ini melawan Dong, saya belajar dari pertemuannya saat menghadapi Anthony Ginting dan Ubed. Saya mengantisipasi agar tidak kecolongan dari sisi serangannya. Di gim pertama saya bisa memegang kontrol permainan, lalu meski sempat ketat di awal gim kedua, saya bisa kembali ke pola permainan di gim pertama," jelasnya.
Meski telah meraih gelar juara, Alwi menegaskan tidak ingin cepat berpuas diri. Ia menilai tantangan sesungguhnya justru berada pada turnamen-turnamen berikutnya.
"Saya bersyukur bisa meraih gelar Super 500 kedua, tapi perjalanan sesungguhnya adalah perjalanan berikutnya," ujarnya.
Pada kesempatan itu, Alwi juga menyampaikan terima kasih kepada orang tua, keluarga, pelatih, serta seluruh tim pendukung di PBSI yang selama ini memberikan dukungan penuh terhadap kariernya.
Ia mempersembahkan gelar Australia Open 2026 untuk Indonesia dan berharap prestasi tersebut dapat menjadi suntikan semangat bagi kebangkitan bulu tangkis nasional.
"Gelar ini saya persembahkan untuk Indonesia dan bulu tangkis Indonesia. Karena belakangan ini kita sedang menghadapi situasi yang cukup berat, dan saya berharap bulu tangkis Indonesia bisa segera membaik," kata Alwi.
Keberhasilan Alwi menjadi juara Australia Open 2026 sekaligus menjadi angin segar bagi sektor tunggal putra Indonesia yang tengah berupaya kembali menunjukkan dominasinya di panggung bulu tangkis dunia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....