Alwi Farhan Tembus ke Final Australia Open 2026, Zaki Ubaidillah Terhenti

  • 13 Jun 2026 21:14 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Sydney – Tunggal putra Indonesia Alwi Farhan berhasil memastikan tempat di partai final Australia Open 2026 setelah mengalahkan wakil Hong Kong, Jason Gunawan, pada babak semifinal yang berlangsung di Quaycentre, Olympic Boulevard, Sydney, Sabtu 13 Juni 2026.

Unggulan ketiga itu meraih kemenangan dalam pertandingan tiga gim dengan skor 21-11, 17-21, dan 21-9. Kemenangan tersebut membuka peluang terciptanya final sesama pemain Indonesia di sektor tunggal putra.

Usai pertandingan, Alwi mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilannya melangkah ke partai puncak. Ia menegaskan fokusnya adalah memberikan yang terbaik untuk Indonesia dan menyerahkan hasil akhir kepada Tuhan.

“Terima kasih ya Allah, alhamdulillah saya berada di sini karena berkat Tuhan Yang Maha Esa. Saya hanya menjalankan tugas saya memberikan yang terbaik untuk Indonesia, saya pasrahkan hasilnya kepada Tuhan,” ujar Alwi dilansir laman PBSI.

Menurut Alwi, pengalaman beberapa kali mengalahkan Jason menjadi modal penting untuk meningkatkan kepercayaan dirinya di lapangan. Meski sempat kehilangan gim kedua akibat sejumlah kesalahan sendiri, ia mampu kembali mengendalikan permainan pada gim penentuan.

“Saya melakukan beberapa unforced errors di gim kedua, tapi saya tahu saya bisa kembali pegang kontrol permainan di gim ketiga, jadi saya coba memanfaatkannya dari awal,” katanya.

Alwi juga mengakui tantangan terbesar dalam menjalani tiga turnamen beruntun adalah menjaga kondisi fisik dan mental. Namun, ia menilai setiap hambatan harus dihadapi dengan tekad yang kuat.

“Di turnamen ketiga beruntun paling sulit adalah menjaga fisiknya dan juga mentalnya. Tapi tidak ada yang tidak bisa selagi ada kemauan. Jadi apa pun rintangannya kita harus berani melewati,” ujarnya.

Ia berharap dapat tampil pada final sesama pemain Indonesia dan menargetkan gelar juara pada laga puncak.

“Harapannya semoga bisa all Indonesian finals dan besok Insya Allah saya bisa juara,” ucap Alwi.

Tunggal Putra Indonesia Zaki Ubaidillah (Foto: PBSI)

Sementara itu, langkah tunggal putra Indonesia lainnya, Moh Zaki Ubaidillah, terhenti di babak semifinal setelah kalah dari wakil China, Dong Tian Yao. Zaki menyerah dalam pertarungan tiga gim dengan skor 19-21, 21-9, dan 18-21.

Meski gagal melangkah ke final, Zaki tetap bersyukur atas pencapaiannya menembus semifinal turnamen level Super 500 untuk pertama kalinya.

“Pertandingan hari ini cukup ketat, saya tetap bersyukur walaupun hasilnya belum memuaskan. Tadi saya sudah coba yang terbaik, ya mungkin belum rezeki,” kata Zaki.

Ia mengakui lawannya tampil lebih agresif dan berani pada momen-momen krusial, terutama di penghujung gim ketiga. Selain itu, Dong dinilai mampu mempelajari pertemuan mereka sebelumnya sehingga tampil lebih siap.

“Di akhir-akhir gim ketiga saya agak kaget karena dia mulai mempercepat tempo dan variasi depannya banyak. Dia lebih berani dan lebih agresif di poin-poin kritis,” ujarnya.

Meski belum mampu melangkah lebih jauh, Zaki menjadikan hasil di Australia Open sebagai motivasi untuk terus berkembang dan memperbaiki kekurangan.

“Senang bisa menembus babak semifinal Super 500 pertama kali, tapi pastinya saya belum puas. Masih banyak lagi yang mau saya kejar di depan. Masih banyak yang harus diperbaiki dan dievaluasi lagi,” kata Zaki.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....