Sabar/Reza Tetap Syukuri Hasil Runner-up Australia Open 2026

  • 15 Jun 2026 17:05 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Sydney – Ganda putra Indonesia non-pelatnas, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, harus puas finis sebagai runner-up Australia Open 2026 setelah takluk dari pasangan China, Chen Bo Yang/Liu Yi, pada partai final yang berlangsung di Quaycentre, Sydney, Minggu (14/6/2026). Pasangan unggulan ketiga tersebut kalah dalam dua gim langsung dengan skor 15-21, 19-21 dari unggulan keempat asal China.

Pada awal pertandingan, Sabar/Reza terlihat kesulitan mengembangkan permainan akibat tekanan yang diberikan lawan. Pola permainan rapat dan minim kesalahan dari Chen/Liu membuat pasangan Indonesia kesulitan menemukan ritme terbaik mereka.

Moh Reza Pahlevi Isfahani mengakui kondisi pertandingan di Sydney berbeda dibandingkan turnamen sebelumnya, termasuk Indonesia Open 2026 yang baru saja berlangsung.

"Tetap bersyukur bisa menyelesaikan pertandingan ini tanpa cedera. Tadi awal-awal kami tertekan dengan pola permainan mereka. Di sini suasananya berbeda dengan di Indonesia Open kemarin karena dari segi bola agak berat sehingga sesuai dengan pola mereka. Mereka tidak gampang mati dan itu membuat kami agak hilang fokus," ujar Reza usai pertandingan seperti dikutip dari laman PBSI.

Sementara itu, Sabar Karyaman Gutama menilai pasangan China tampil jauh lebih solid, terutama dalam bertahan sehingga sulit ditembus sepanjang laga.

"Di sini mereka bermain jauh lebih aman dan pertahanannya jauh lebih rapat. Mereka benar-benar jauh lebih baik dari kami hari ini," kata Sabar.

Meski gagal meraih gelar juara, pencapaian sebagai finalis tetap menjadi hasil positif bagi pasangan non-pelatnas tersebut. Sabar/Reza menilai keberhasilan menembus partai puncak turnamen BWF Super 500 itu dapat menjadi modal penting untuk meningkatkan kepercayaan diri menghadapi turnamen berikutnya.

"Walau belum berhasil juara, hasil ini benar-benar sangat penting. Semoga menjadi titik balik kami berdua untuk tampil lebih baik dan lebih percaya diri di kejuaraan-kejuaraan berikutnya," ujar Sabar.

Keberhasilan menembus final Australia Open 2026 sekaligus menjadi bukti daya saing pasangan non-pelatnas Indonesia di level internasional. Meski belum mampu mengangkat trofi juara, performa Sabar/Reza sepanjang turnamen menjadi salah satu catatan positif bagi sektor ganda putra Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....