Skrining Jantung Penting untuk Deteksi Kelainan pada Bayi

  • 06 Okt 2026 11:27 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Skrining jantung penting dilakukan pada bayi baru lahir untuk mendeteksi kelainan sejak dini.Dokter Spesialis Anak Prof. Dr. dr. Herlina Dimiati, Sp.A,Subsp.Kardio mengatakan pemeriksaan dapat mencegah keterlambatan penanganan penyakit jantung bawaan.

Herlina menyampaikan hal itu dalam Dialog Klinik Angkasa RRI Banda Aceh, Sabtu, 3 Oktober 2026.Ia menjelaskan penyakit jantung bawaan dapat terjadi tanpa menunjukkan tanda jelas pada bayi sejak awal.

Menurut Herlina, penyakit jantung bawaan terjadi akibat pembentukan organ jantung janin yang tidak sempurna.Kondisi tersebut dapat memengaruhi ruang jantung maupun pembuluh darah yang masuk dan keluar jantung.

Herlina mengatakan penyakit jantung bawaan kritis membutuhkan penanganan sesegera mungkin setelah bayi lahir.Skrining sebelum bayi pulang dari rumah sakit dapat membantu tenaga kesehatan menemukan kelainan tersebut lebih awal.

Ia menjelaskan skrining dapat menggunakan pulse oksimetri yang mudah dilakukan pada bayi baru lahir.Pemeriksaan menggunakan sensor pada tangan kanan dan salah satu kaki untuk mengetahui kadar oksigen bayi.

Menurut Herlina, hasil di bawah 95 persen perlu diwaspadai dan membutuhkan pemeriksaan lanjutan.Perbedaan hasil lebih dari tiga persen antara pemeriksaan juga menjadi tanda yang perlu dicurigai.

Herlina mengatakan pemeriksaan lanjutan dapat dilakukan melalui ekokardiografi atau ultrasonografi jantung.Pemeriksaan tersebut membantu tenaga kesehatan memastikan adanya kelainan dan menentukan penanganan yang tepat.

Ia menambahkan bayi prematur dan berat badan lahir rendah memiliki risiko kelainan tertentu pada jantung.Bayi dengan kelainan bawaan lain atau lahir dari ibu dengan penyakit tertentu juga perlu mendapat perhatian.

Selain skrining setelah kelahiran, kelainan jantung juga dapat dideteksi sejak bayi berada dalam kandungan.Pemeriksaan tersebut dilakukan melalui pemeriksaan jantung janin oleh tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi terkait.

Herlina mengingatkan orang tua mengenali tanda seperti napas cepat, sesak, tubuh membiru, dan pertumbuhan tidak optimal.Jika menemukan tanda tersebut, orang tua diminta segera membawa bayi ke fasilitas pelayanan kesehatan.

Ia menegaskan deteksi dini penting untuk mencegah kelainan berkembang menjadi kondisi yang lebih berat.“Sehatkan jantung anak kita, selamatkan penerus bangsa,” ujar Herlina.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....