Ibu Bekerja Tetap Bisa Beri ASI, Perhatikan Cara Pemberiannya
- 16 Sep 2026 01:05 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh : Ibu yang tetap memberikan ASI setelah kembali bekerja perlu memperhatikan cara pemberian ASI perah kepada bayi. Upaya tersebut menjadi bagian dari tantangan ibu bekerja agar kebutuhan ASI anak tetap terpenuhi meskipun ibu dan bayi tidak selalu berada di tempat yang sama.
Hal tersebut disampaikan Ftr. Amelia Fadlina, S.Fis., M.K.M., Anggota Riset AIMI Aceh sekaligus Dosen Prodi D3 Fisioterapi Fakultas Vokasi UNMUHA, dalam program SPADA Pro 2 RRI Banda Aceh bertema “Pengalaman Ibu Menyusui & Bekerja, Pentingnya Supporting System yang Kuat”, Sabtu, 12 September 2026. Amelia menjelaskan, ketika ibu berada bersama bayinya, pemberian ASI secara langsung tetap dapat dilakukan, sedangkan ketika bekerja ibu dapat memerah ASI untuk diberikan kepada bayi.
Menurut Amelia, cara memberikan ASI perah juga perlu diperhatikan, terutama ketika ibu ingin tetap menjaga proses menyusui secara langsung. Ia menyebutkan bahwa ASI perah dapat diberikan menggunakan metode seperti cangkir atau sendok sebagai salah satu alternatif ketika ibu tidak berada di dekat bayi.
“Kalau kita bersama, ya kita susui langsung,” ujar Amelia. Ia menjelaskan, ketika ibu bekerja dan harus meninggalkan bayi, pemberian ASI perah dapat dilakukan dengan metode lain sehingga ibu tetap dapat mempertahankan pemberian ASI meskipun aktivitas pekerjaan membuatnya tidak selalu bersama anak.
Amelia juga menyoroti pentingnya menghindari kondisi yang dapat membuat bayi mengalami kebingungan puting ketika pemberian ASI dilakukan dengan cara berbeda. Karena itu, pemilihan metode pemberian ASI perah menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan oleh keluarga yang membantu merawat bayi ketika ibu sedang bekerja.
Sementara itu, dr. Sri Rezeki, Sp.A., Motivator KP-Ibu AIMI Aceh, menekankan bahwa keberhasilan ibu bekerja dalam mempertahankan pemberian ASI membutuhkan dukungan dari lingkungan sekitar. Menurutnya, dukungan tersebut tidak hanya berasal dari keluarga, tetapi juga dapat diberikan oleh pasangan, rekan kerja dan lingkungan tempat ibu menjalankan aktivitas sehari-hari.
Dukungan tersebut menjadi semakin penting ketika ibu harus memerah ASI selama berada di tempat kerja, sehingga fasilitas dan suasana yang mendukung dapat membantu ibu menjalankan proses menyusui dengan lebih nyaman. Dengan dukungan yang kuat serta cara pemberian ASI perah yang diperhatikan, ibu bekerja tetap memiliki ruang untuk melanjutkan pemberian ASI sekaligus menjalankan tanggung jawab profesionalnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....