Kenali Fibrilasi Atrium, Gangguan Jantung Berisiko Menyebabkan Stroke

  • 14 Sep 2026 00:14 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Masyarakat perlu mengenali fibrilasi atrium atau atrial fibrillation (AF), salah satu gangguan irama jantung yang dapat meningkatkan risiko terjadinya stroke. Hal ini disampaikan dr. Muhammad Muqsid, Sp., IP(K)-FIHA,FAsCC selaku dokter Klinik Prodia dalam dialog Klinik Angkasa di pro1 RRI banda aceh dengan tema "Waspada Fibrilasi Atrium,Gangguan Irama Jantung Beresiko Stroke", Sabtu 12 September 2026.

Ia menjelaskan, fibrilasi atrium terjadi ketika denyut jantung menjadi tidak teratur dan dapat berlangsung cepat. Kondisi ini perlu mendapat perhatian karena aliran darah di jantung dapat terganggu sehingga berpotensi membentuk bekuan darah.

“Bekuan darah tersebut dapat terbawa aliran darah menuju otak dan menyumbat pembuluh darah, sehingga meningkatkan risiko terjadinya stroke. Karena itu, fibrilasi atrium tidak sebaiknya dianggap sebagai gangguan jantung biasa dan perlu dikenali serta ditangani secara tepat,” ungkapnya.

Masyarakat juga diingatkan untuk memperhatikan sejumlah gejala yang dapat muncul, seperti jantung berdebar atau berdetak tidak teratur, mudah lelah, sesak napas, pusing, hingga penurunan kemampuan beraktivitas. Namun, pada sebagian orang fibrilasi atrium juga dapat terjadi tanpa gejala yang jelas.

“Masyarakat juga rutin melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, terutama bagi mereka yang memiliki faktor risiko penyakit jantung, dimana deteksi dan penanganan fibrilasi atrium secara tepat dapat membantu mengendalikan gangguan irama jantung sekaligus menurunkan risiko komplikasi, termasuk stroke,” jelasnya.

Menjaga pola hidup sehat juga menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan jantung. Masyarakat dianjurkan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, rutin beraktivitas fisik, tidak merokok, serta mengendalikan tekanan darah dan faktor risiko lainnya.

“Dengan mengenali fibrilasi atrium sejak dini, masyarakat diharapkan lebih waspada terhadap gangguan irama jantung dan tidak menunda pemeriksaan ketika mengalami keluhan yang mengarah pada masalah jantung,” tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....