Dokter Anestesi Berperan Luas dalam Keselamatan Pasien

  • 08 Sep 2026 08:59 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Dokter anestesi memiliki peran luas dalam menjaga keselamatan pasien pada berbagai tindakan medis.

Perannya tidak hanya membius pasien sebelum operasi, tetapi juga menangani kondisi kritis hingga perawatan intensif.

Dokter Ahli Anestesi dan Intensive Care RSUDZA, dr. Edi Darmawan, SpAn-TI, FCC, menjelaskan cakupan tugas dokter anestesi.

Dokter anestesi menangani pasien kritis sejak berada di instalasi gawat darurat hingga menjalani perawatan di ICU.

Selain itu, dokter anestesi mendampingi pasien sebelum, selama, dan setelah menjalani tindakan operasi.

"Kami menjaga organ-organ vital pasien tetap berjalan dengan baik dan meminimalisir komplikasi selama tindakan pembedahan," kata Edi.

Menurutnya, dokter anestesi juga terlibat dalam pemeriksaan radiologi, endoskopi, bronkoskopi, serta berbagai tindakan medis lainnya.

Pendampingan anestesi diperlukan terutama bagi pasien anak-anak atau pasien yang mengalami kecemasan saat pemeriksaan.

Edi mengatakan dokter anestesi terlebih dahulu melakukan pemeriksaan praanestesi untuk menentukan teknik dan obat yang digunakan.

Pemeriksaan tersebut juga bertujuan mengidentifikasi risiko serta mempersiapkan kebutuhan pasien sebelum menjalani operasi.

Dalam kondisi darurat, dokter anestesi berperan menangani pasien dengan kondisi kritis yang membutuhkan tindakan cepat.

Penanganan segera diperlukan untuk mencegah perburukan kondisi, risiko kecacatan, maupun kematian pada pasien.

Namun, Edi menilai ketersediaan dokter anestesi di Aceh masih menjadi tantangan bagi pelayanan kesehatan.

Ia menyebut jumlah dokter anestesi di Aceh belum mencapai 80 orang untuk memenuhi kebutuhan berbagai rumah sakit.

Kondisi tersebut menyebabkan sebagian dokter anestesi menghadapi beban kerja tinggi, terutama di daerah dengan tenaga terbatas.

"Kadang ada daerah yang hanya memiliki satu atau dua dokter anestesi sehingga beban kerjanya sangat berat," ujarnya.

Menurut Edi, pemerintah perlu meningkatkan jumlah dan pemerataan dokter anestesi di berbagai daerah.

Program pendidikan spesialis anestesi diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan tenaga medis tersebut pada masa mendatang.

Edi juga menilai perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan dapat membantu dokter memberikan penanganan lebih presisi.

Meski demikian, teknologi tidak dapat menggantikan peran dokter anestesi dalam mengambil keputusan terhadap kondisi pasien.

"Dokter anestesi tetap membutuhkan penilaian manusia untuk memastikan keselamatan pasien dalam setiap tindakan medis," katanya.

Ia berharap masyarakat semakin memahami bahwa dokter anestesi merupakan bagian penting dalam pelayanan kesehatan modern.

Dokter anestesi, menurutnya, berperan menjaga keselamatan nyawa dan memastikan organ vital pasien tetap stabil.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....