Peran Dokter Anestesi Luas dalam Menjaga Keselamatan Pasien
- 08 Sep 2026 13:37 WIB
- Banda Aceh
RRI. CO. ID, Banda Aceh - Dokter anestesi memiliki peran luas dalam pelayanan kesehatan, tidak hanya memberikan pembiusan sebelum operasi, tetapi juga memastikan kondisi dan fungsi organ vital pasien tetap stabil selama hingga setelah tindakan medis. Hal itu disampaikan dr. Edi Darmawan, SpAN-TI, FCC, dokter ahli anestesi dan intensive care di RSUZA Banda Aceh sekaligus pengurus Perdatin Aceh, dalam Dialog Banda Aceh Menyapa Programa 1 RRI Banda Aceh, Senin (7/9/2026).
Edi menjelaskan, dokter anestesi terlibat sejak pasien menjalani persiapan sebelum operasi melalui kunjungan praanestesi. Pada tahap tersebut, dokter menilai kondisi pasien, memperkirakan risiko, menentukan teknik dan obat anestesi yang sesuai, serta mempersiapkan kebutuhan pascaoperasi, termasuk kemungkinan perawatan di ruang intensif dan kebutuhan darah. Dokter anestesi juga menangani pasien kritis di IGD dan ICU serta mendampingi sejumlah tindakan pemeriksaan seperti CT scan, MRI, bronkoskopi, dan endoskopi yang membutuhkan anestesi.

Menurut Edi, keselamatan pasien selama operasi merupakan kerja tim yang melibatkan dokter bedah, dokter anestesi, dan tenaga medis lainnya. Dokter anestesi bertugas menjaga stabilitas hemodinamik, pernapasan, serta fungsi organ vital pasien sekaligus meminimalkan risiko dan komplikasi. Teknik anestesi juga tidak selalu berupa pembiusan total. Dengan perkembangan teknologi dan ilmu anestesi, pembiusan dapat disesuaikan dengan kebutuhan tindakan, termasuk anestesi regional maupun anestesi pada bagian tubuh tertentu.
Di sisi lain, Edi menilai ketersediaan dan pemerataan dokter anestesi masih menjadi tantangan di Aceh. Ia menyebut jumlah dokter anestesi di Aceh saat ini masih belum mencapai 80 orang, sementara kebutuhan pelayanan di Banda Aceh dan Aceh Besar saja diperkirakan lebih tinggi jika dihitung berdasarkan tipe dan jumlah rumah sakit. Kondisi tersebut membuat sebagian dokter anestesi di daerah harus menghadapi beban kerja berat, terutama ketika hanya tersedia satu atau dua dokter yang harus memberikan pelayanan sepanjang waktu.
| Baca juga: Ini Fungsi Organ Hati pada Kesehatan |
Edi mengatakan perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau AI, dapat membantu dokter anestesi memberikan pelayanan yang lebih presisi, terutama dalam pemantauan kondisi pasien dan menentukan terapi berdasarkan data objektif. Namun, teknologi tersebut belum menggantikan peran dokter karena keputusan medis tetap membutuhkan penilaian dan pengalaman manusia. Ia menegaskan, dokter anestesi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pelayanan kesehatan modern karena bertugas menjaga keselamatan pasien dan memastikan organ-organ vital tetap berfungsi selama berbagai tindakan medis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....