Dinkes Banda Aceh Ungkap Faktor Risiko Penularan HIV
- 02 Sep 2026 13:20 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh mengingatkan masyarakat, khususnya orang tua dan remaja, untuk memahami faktor perilaku yang dapat meningkatkan risiko penularan HIV. Edukasi sejak dini dan komunikasi terbuka dinilai penting sebagai bagian dari upaya pencegahan.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, drg. Supriady. R, M. Kes, mengatakan hubungan seksual berisiko, termasuk hubungan seksual tanpa perlindungan dan berganti-ganti pasangan, menjadi salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko penularan HIV.
“Jadi faktor perilaku yang pertama risiko terjadi penularan itu adalah hubungan seksual. Hubungan seksual yang bebas, baik lawan jenis ataupun sesama jenis. Sesama jenis yang kita harus waspadai adalah hubungan seks melalui anal. Ini yang sangat berisiko,” ujar drg. Supriady dalam Dialog Perempuan dan Anak Pro 1 RRI Banda Aceh, Senin 24 Agustus 2026.
Selain perilaku seksual berisiko, ia menyebut penggunaan narkoba juga dapat menjadi faktor risiko, terutama apabila melibatkan penggunaan jarum suntik secara bergantian. Karena itu, ia mendorong orang tua memberikan edukasi kepada anak sejak dini dengan pendekatan terbuka dan tanpa kekerasan.
“Berbicara terbuka tanpa menghakimi si anak. Walaupun dia punya pergaulan yang kurang baik, tentu tidak boleh menghakimi apalagi dengan bermain kekerasan. Kemudian memberikan penjelasan menggunakan fakta-fakta ilmiah,” sebutnya.
drg. Supriady menegaskan, edukasi kesehatan dan penanaman tanggung jawab perlu dilakukan sejak anak dan remaja agar memahami konsekuensi dari setiap perilaku. Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat perlindungan generasi muda dari perilaku berisiko serta membantu mencegah penularan HIV di masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....