Konselor Laktasi: Dukungan Menyusui Tak Hanya Menjadi Tanggung Jawab Ibu
- 31 Agt 2026 16:56 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh – Upaya meningkatkan keberhasilan menyusui tidak cukup hanya dengan mengajak ibu memulai pemberian ASI. Praktik yang telah berjalan baik perlu dipertahankan sekaligus diperkuat melalui edukasi dan pendampingan yang berkesinambungan.
Hal tersebut disampaikan Hanum Vine Meilliza, Konselor Laktasi sekaligus Ketua Divisi SDM dan Pengembangan AIMI Aceh, dalam dialog interaktif Spada RRI Pro 2 Banda Aceh, Sabtu 8 Agustus 2026.
Hanum menjelaskan, setiap ibu dapat memiliki pengalaman dan tantangan yang berbeda dalam menjalani proses menyusui. Karena itu, pendekatan yang diberikan juga perlu memperhatikan kondisi dan kebutuhan masing-masing ibu.
“Kita tidak hanya berbicara bagaimana ibu mulai menyusui, tetapi bagaimana praktik yang sudah baik itu bisa dipertahankan. Di situlah pentingnya edukasi dan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan ibu,” ujar Hanum.
Menurutnya, konseling laktasi menjadi salah satu bagian penting dalam membantu ibu memperoleh informasi yang benar ketika menghadapi persoalan selama menyusui. Pendampingan yang tepat diharapkan dapat membantu ibu lebih memahami kondisi yang dihadapinya dan menentukan langkah yang sesuai.
Hanum menilai, penguatan kapasitas sumber daya manusia juga menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem menyusui. Pengetahuan mengenai laktasi tidak hanya dibutuhkan oleh ibu, tetapi juga oleh pihak-pihak yang berada di sekitarnya.
“Ketika orang-orang di sekitar ibu memiliki pemahaman yang baik, dukungan yang diberikan akan lebih tepat. Jadi, edukasi tentang menyusui perlu menjadi pengetahuan bersama, bukan hanya dibebankan kepada ibu,” katanya.
Ia berharap semakin banyak pihak yang ikut memperkuat praktik menyusui yang telah berjalan baik sehingga upaya tersebut dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi ibu, bayi, keluarga, dan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....