Kanker Nasofaring Sering Terlambat Terdeteksi
- 27 Agt 2026 21:37 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh : Kanker nasofaring sering terlambat diketahui karena gejala awalnya menyerupai gangguan THT biasa.
Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorok, Kepala dan Leher, dr. Oktaria Denantika, Sp. THT-BKL, mengatakan kanker nasofaring tumbuh di bagian belakang hidung yang sulit terlihat melalui pemeriksaan fisik biasa.
Dalam Dialog Klinik Angkasa RRI Banda Aceh, Sabtu, 22 Agustus 2026, dr. Oktaria menjelaskan, keluhan awal kanker nasofaring antara lain hidung tersumbat, mimisan berulang, telinga terasa penuh atau berdengung, serta penurunan pendengaran.
Menurutnya, gangguan pada telinga sering kali muncul pada satu sisi karena pertumbuhan kanker dapat menyumbat saluran yang menghubungkan telinga tengah dengan nasofaring.
Ia menambahkan, masyarakat juga perlu mewaspadai munculnya benjolan di leher yang tidak nyeri dan terus membesar. Kondisi tersebut dapat menjadi tanda kanker telah memasuki stadium lanjut.
dr. Oktaria mengatakan, kanker nasofaring sulit dikenali sejak awal karena lokasinya tersembunyi dan gejalanya mirip dengan berbagai penyakit THT lainnya.
Untuk memastikan diagnosis, pasien dapat menjalani pemeriksaan THT, nasoendoskopi, pencitraan seperti CT scan atau MRI, serta biopsi untuk memastikan keberadaan dan jenis sel kanker.
dr. Oktaria mengimbau masyarakat segera memeriksakan diri jika mengalami gangguan telinga pada satu sisi, mimisan berulang, hidung tersumbat yang menetap, atau benjolan leher yang semakin membesar.
Menurutnya, pemeriksaan lebih awal penting agar kanker nasofaring dapat diketahui dan ditangani sebelum berkembang lebih lanjut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....