Kanker Nasofaring Sulit Dikenali, Kenali Tanda Bahayanya

  • 23 Agt 2026 08:54 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Dokter THT mengingatkan masyarakat mewaspadai kanker nasofaring yang sering terlambat terdeteksi. Gejalanya kerap menyerupai keluhan telinga, hidung, dan tenggorokan.

Dokter THT, dr. Oktaria Denantika, Sp.THT-BKL, mengatakan nasofaring berada di belakang rongga hidung. Lokasi tersebut membuat pertumbuhan kanker sulit terlihat melalui pemeriksaan fisik biasa.

Menurut Oktaria, gejala awal dapat berupa telinga berdengung dan penurunan pendengaran. Keluhan tersebut biasanya muncul pada satu sisi telinga dan dapat disertai rasa penuh.

“Jika ada gangguan telinga satu sisi, sebaiknya segera diperiksakan,” kata Oktaria dalam Dialog Klinik Angkasa, Sabtu, 22 Agustus 2026.

Ia menjelaskan kanker nasofaring juga dapat menyebabkan hidung tersumbat dan mimisan berulang. Benjolan leher yang tidak nyeri dan terus membesar juga perlu segera diperiksa.

Oktaria menyebut kanker nasofaring paling sering ditemukan pada kelompok usia 40 tahun ke atas. Namun, kasus pada kelompok usia lebih muda juga mulai ditemukan.

Ia mengatakan risiko kanker nasofaring dipengaruhi berbagai faktor, termasuk genetik dan lingkungan. Paparan asap rokok serta zat karsinogenik juga dapat meningkatkan risiko penyakit tersebut.

Menurut Oktaria, kanker nasofaring berkaitan dengan infeksi Epstein-Barr Virus atau EBV. Namun, perkembangan kanker dipengaruhi kombinasi berbagai faktor, termasuk kondisi sistem imun.

Untuk memastikan diagnosis, dokter melakukan pemeriksaan fisik dan nasoendoskopi. Pemeriksaan dilanjutkan dengan pemindaian dan biopsi jaringan untuk memastikan jenis sel kanker.

Oktaria mengimbau masyarakat tidak mengabaikan keluhan yang berlangsung terus-menerus. Pemeriksaan lebih awal diperlukan agar pasien memperoleh penanganan sesuai kondisi dan stadium penyakit.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....