Tips agar Asma Tidak Kambuh: Kenali dan Hindari Pemicu
- 04 Jul 2026 15:33 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Asma merupakan penyakit kronis pada saluran pernapasan yang belum dapat disembuhkan secara total, namun dapat dikendalikan sehingga penderitanya tetap dapat beraktivitas secara normal. Hal ini disampaikan dr. Nurfitriani, Sp. P, selaku dokter Spesialis Paru dalam dialog bersama Pro4 RRI Banda Aceh program dialog ASOKAYA, pada Sabtu 4 Juli 2026.
Menurutnya, pengendalian asma dimulai dengan mengenali faktor-faktor yang memicu serangan. “Debu, asap rokok, bulu hewan, polusi udara, perubahan cuaca, infeksi saluran pernapasan, hingga stres merupakan pemicu yang paling sering menyebabkan gejala asma kembali muncul. Dengan mengetahui pemicu tersebut, penderita dapat mengurangi risiko kekambuhan secara signifikan,” ungkapnya.
| Baca juga: Ini Dia Manfaat Daun Pepaya untuk Kesehatan |
Selain menghindari pemicu, penderita juga dianjurkan menggunakan obat pengontrol maupun inhaler sesuai anjuran dokter. “Pengobatan yang dilakukan secara rutin membantu mengurangi peradangan pada saluran napas dan menjaga kondisi tetap stabil meskipun tidak sedang mengalami gejala. Menghentikan penggunaan obat tanpa konsultasi dapat meningkatkan risiko serangan asma,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan rumah, terutama kamar tidur, dengan rutin membersihkan debu, mencuci sprei, serta memastikan sirkulasi udara tetap baik. “Bagi penderita asma, paparan asap rokok harus dihindari karena dapat memperburuk kondisi saluran pernapasan,” tambahnya.
Di samping itu, penerapan pola hidup sehat turut berperan dalam mengendalikan asma. “Olahraga ringan sesuai kemampuan, menjaga berat badan ideal, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, tidur yang cukup, serta mengelola stres menjadi bagian penting agar serangan asma tidak mudah kambuh,” pungkasnya.
dr. Fitri menghimbau untuk tidak menganggap remeh gejala asma. Apabila keluhan sesak napas semakin sering muncul atau tidak membaik setelah menggunakan obat sesuai anjuran, penderita sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin. “Dengan pengelolaan yang tepat, penderita asma tetap dapat menjalani kehidupan yang aktif, produktif, dan berkualitas,” tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....