Keluarga Diminta Aktif Dukung Lansia Periksa Kesehatan
- 26 Mei 2026 20:56 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh — Dinas Kesehatan Aceh bersama Puskesmas Kuta Alam mengajak keluarga berperan aktif mendukung para lanjut usia untuk rutin memeriksakan kesehatan melalui layanan posyandu dan puskesmas.
Kepala UPTD Puskesmas Kuta Alam, Lia Silvianty Nasty, mengatakan dukungan keluarga sangat menentukan kualitas hidup lansia di usia tua.
“Kalau orang tua sehat tentu tidak menjadi beban bagi keluarga. Kita juga senang melihat orang tua masih bisa beraktivitas dengan baik,” ujarnya dalam dialog Banda Aceh Menyapa di RRI Banda Aceh Senin, 4 Mei 2026.
Menurut Lia, banyak lansia tidak hadir ke posyandu karena keterbatasan fisik maupun tidak adanya anggota keluarga yang dapat mengantar.
Ia berharap anak maupun keluarga dapat meluangkan waktu minimal sebulan sekali untuk mendampingi orang tua memeriksakan kesehatannya.
“Kadang anaknya bekerja dan tidak sempat mengantar. Jadi dukungan keluarga memang sangat dibutuhkan,” katanya.
Lia menjelaskan, Puskesmas Kuta Alam rutin menggelar senam lansia dan edukasi kesehatan sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan di usia lanjut.
Dalam kegiatan tersebut, para lansia mendapatkan pemeriksaan kesehatan sekaligus penyuluhan mengenai pola hidup sehat, pemeriksaan indra, hingga pencegahan penyakit tidak menular.
Sementara itu, Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Dinas Kesehatan Aceh, Nurlaili, menilai pendekatan komunikasi yang ramah menjadi kunci agar lansia merasa nyaman datang ke posyandu.
Menurutnya, kader posyandu perlu menerapkan komunikasi efektif dengan menyapa dan mengenal lansia secara lebih dekat.
“Kadang hal sederhana seperti menyapa dengan baik membuat lansia merasa diperhatikan dan mau datang kembali ke posyandu,” ujarnya.
Nurlaili juga meminta pemerintah desa tidak terlalu sering mengganti kader posyandu karena kader yang telah dilatih membutuhkan waktu untuk memahami 25 kompetensi pelayanan kesehatan masyarakat.
Ia berharap kader yang sudah mendapatkan pelatihan dapat terus diberdayakan agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat, termasuk lansia, berjalan maksimal.
“Posyandu adalah milik masyarakat. Karena itu semua pihak harus ikut mendukung agar layanan kesehatan lansia semakin baik,” kata Nurlaili.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....