Islam Tegaskan Ikhtiar Kesehatan, Manusia Diminta Aktif Bukan Menunggu Takdir
- 28 Apr 2026 06:30 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Imunisasi dalam pandangan Islam dipahami sebagai bagian dari ikhtiar manusia dalam menjaga amanah tubuh yang diberikan Allah. Hal ini menegaskan bahwa umat Islam tidak dianjurkan untuk bersikap pasif terhadap ancaman kesehatan.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banda Aceh, H. Salman, S.Pd, M.Ag menegaskan bahwa manusia diciptakan untuk berusaha, bukan sekadar pasrah pada keadaan. Allah tidak menghendaki manusia bersikap pasif dalam menghadapi kehidupan.
”Konsep takdir sering disalahpahami oleh sebagian masyarakat dalam konteks kesehatan. “Kita tidak pernah tahu takdir sakit sebelum itu terjadi, maka ikhtiar tetap wajib dilakukan,” Ujarnya saat menjadi narasumber dalam dialog interaktif bersama RRI Banda Aceh, Senin 27 April 2026.
| Baca juga: Ini Manfaat Kacang Panjang untuk Kesehatan |
Menurutnya, manusia berbeda dengan makhluk lain karena dianugerahi akal dan kemampuan memilih. Hal ini menjadi dasar bahwa menjaga kesehatan melalui imunisasi adalah bagian dari tanggung jawab moral dan spiritual.
Dalam ajaran Islam, kebersihan dan kesehatan merupakan bagian penting dari ibadah sehari-hari. Islam mendorong umatnya untuk hidup bersih, sehat, dan mengonsumsi yang halal serta baik.
Ia menambahkan bahwa prinsip tawakal tidak berarti meninggalkan usaha. “Kalau semuanya dianggap takdir tanpa usaha, maka manusia tidak akan melakukan upaya pencegahan apa pun,” tegasnya.
Imunisasi dipandang sebagai bentuk nyata dari menjaga kesehatan sebelum datangnya penyakit. Hal ini sejalan dengan konsep pencegahan yang sangat ditekankan dalam ilmu kesehatan dan syariat Islam.
Salman juga menyoroti bahwa kehidupan di dunia adalah ruang ujian bagi manusia untuk berbuat terbaik. “Allah menciptakan kehidupan untuk melihat siapa yang paling baik amal dan karyanya,” sebutnya.
Dalam konteks kesehatan, imunisasi menjadi bagian dari karya terbaik dalam menjaga masyarakat dari wabah. Upaya ini menunjukkan peran manusia sebagai khalifah di bumi yang bertanggung jawab atas kesejahteraan.
Dengan demikian, imunisasi bukan hanya dibolehkan dalam Islam, tetapi juga termasuk bentuk ikhtiar yang dianjurkan. “Manusia harus berperan aktif menjaga kehidupan, bukan hanya menunggu takdir,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....