Keluhan Mata akibat Gadget Menurunkan Produktivitas dan Kualitas Hidup
- 19 Apr 2026 09:14 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Paparan layar gadget yang makin intens membuat keluhan mata kering, lelah, dan penglihatan buram jadi masalah umum di era digital. Spesialis mata dr. Niska Alfisyahrin, Sp.M mengingatkan masyarakat agar lebih peduli dengan kesehatan mata sejak dini, hal tersebut disampaikan saat di wawancara RRI, Sabtu 4 April 2026
Di era serba digital, rata-rata orang menatap layar lebih dari 7 jam per hari. Kebiasaan ini memicu Computer Vision Syndrome atau sindrom mata digital. Gejalanya mulai dari mata perih, berair, sakit kepala, sampai penglihatan ganda, ungkap Niska
Menurut Niska ada beberapa langkah praktis yang bisa dilakukan siapa saja:
Terapkan aturan 20-20-20
Setiap 20 menit menatap layar, alihkan pandangan ke objek sejauh 20 kaki atau sekitar 6 meter selama 20 detik. Ini memberi waktu mata untuk relaksasi.
Atur pencahayaan dan posisi layar
Pastikan layar sejajar atau sedikit di bawah garis pandang. Kecerahan layar harus seimbang dengan cahaya ruangan. Aktifkan night mode saat malam untuk mengurangi paparan cahaya biru.
Jaga jarak pandang ergonomis
Jarak ideal mata ke layar komputer sekitar 50-70 cm. Gunakan kursi yang menopang punggung agar leher dan bahu tidak tegang.
Perhatikan asupan nutrisi
Vitamin A, C, E, lutein, zeaxanthin, dan omega-3 penting untuk retina. Sumbernya bisa dari wortel, bayam, kale, salmon, tuna, dan buah sitrus.
Hindari kebiasaan yang memperparah
Merokok, kurang tidur, dan konsumsi alkohol berlebihan dapat merusak pembuluh darah mata dan mempercepat degenerasi makula.
Rutin periksa mata
Pemeriksaan setahun sekali wajib, apalagi untuk pekerja digital. Deteksi dini mencegah keluhan ringan berkembang jadi berat. 44ab
Niska menekankan bahwa keluhan mata akibat gadget sering dianggap sepele. Padahal jika dibiarkan, bisa menurunkan produktivitas dan kualitas hidup. Pencegahan jauh lebih mudah daripada mengobati, tutupnya
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....