Cara Mencegah Serangan Jantung-Stroke Mendadak
- 31 Mar 2026 06:06 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh — Sekretaris Perhimpunan Dokter Gizi Klinik Indonesia (PDGKI) Aceh, dr. Fiona D Amelia, SpGK, AIFO-K, mengingatkan masyarakat agar bijak mengatur pola makan selama Lebaran untuk mencegah risiko stroke dan penyakit jantung.
Dalam perbincangan bersama RRI Banda Aceh, Sabtu (28/3/2026), dr. Fiona menekankan pentingnya konsumsi protein, serat, dan batasan daging merah. Menurutnya, konsumsi karbohidrat sederhana dan gula berlebihan dapat menumpuk lemak dalam tubuh, memicu penyumbatan pembuluh darah, dan meningkatkan risiko serangan jantung serta stroke.
“Protein dari daging atau telur wajib ada di setiap piring makan. Sayur jangan dilewatkan, meski hanya kuah lodeh bersantan — santan aman karena tidak mengandung kolesterol,” jelas dr. Fiona.
Ia juga menekankan batas konsumsi daging merah maksimal 350 gram per minggu. “Konsumsi daging berlebihan ibarat selang siram tanaman yang sudah penuh lumut, aliran darah menjadi tersumbat. Hal inilah yang bisa memicu stroke atau serangan jantung mendadak,” ujarnya.
Selain itu, dr. Fiona menekankan pentingnya porsi makan seimbang dan cerdas. “Gunakan piring kecil, jangan ambil daging rendang terlalu banyak. Lontong sedikit, daging secukupnya. Lonjakan konsumsi secara drastis sering menjadi penyebab masalah kesehatan mendadak,” imbuhnya.
dr. Fiona, menyatakan masyarakat tetap bisa menikmati hidangan Lebaran, namun harus disertai kesadaran terhadap asupan karbohidrat, protein, dan serat agar kesehatan jantung dan otak tetap terjaga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....