Bijak Memanfaatkan AI di tengah Disrupsi Teknologi
- 06 Sep 2026 23:18 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) semakin memengaruhi berbagai aspek kehidupan masyarakat. Mulai dari pendidikan, pekerjaan, hingga aktivitas sehari-hari, teknologi AI menawarkan kemudahan sekaligus menghadirkan tantangan yang perlu dihadapi secara bijak.
Hal ini disampaikan Dr. Silahuddin, M.Ag selaku Ketua Prodi Doktor PAI Pasca Sarjana UIN Ar-Raniry dalam dialog Dialog Sie Reuboh di pro4 RRI banda aceh dengan tema "Tantangan Era Kecerdasan Buatan AI & Disrupsi Teknologi", Jumat 4 September 2026.
Ia mengatakan, kehadiran AI sebaiknya dimanfaatkan sebagai alat bantu untuk meningkatkan produktivitas dan kreativitas, bukan sepenuhnya menggantikan kemampuan manusia.
“AI dapat membantu mempercepat pekerjaan dan memberikan banyak kemudahan. Namun, pengguna tetap harus berpikir kritis dan bertanggung jawab terhadap hasil yang diberikan,” ujarnya.
Menurutnya, salah satu hal penting dalam penggunaan AI adalah kemampuan memeriksa kembali informasi yang dihasilkan. “Pengguna tidak dianjurkan menerima seluruh jawaban AI tanpa melakukan verifikasi, terutama ketika informasi tersebut berkaitan dengan hal-hal penting,” tambahnya.
Dr. Salahuddin juga menilai literasi digital menjadi semakin diperlukan di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Masyarakat, khususnya generasi muda, perlu memahami cara menggunakan AI dengan tepat sekaligus mengetahui batasan dan risiko penggunaannya.
“Jangan sampai teknologi justru membuat kita kehilangan kemampuan untuk berpikir. AI seharusnya menjadi alat yang membantu manusia, bukan membuat manusia berhenti belajar,” katanya.
Selain aspek produktivitas, Ia menekankan pentingnya etika dalam menggunakan AI. Pengguna perlu memperhatikan keaslian karya, menghormati hak orang lain, menjaga privasi, serta tidak menggunakan teknologi untuk menyebarkan informasi yang menyesatkan atau merugikan pihak lain.
Di lingkungan pendidikan, AI juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana pendukung pembelajaran. Namun, penggunaannya tetap harus diarahkan untuk membantu memahami materi dan mengembangkan kemampuan, bukan sekadar menghasilkan tugas secara instan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....