Pusjar SKMK LAN RI Terus Mendorong Transformasi Kinerja ASN Aceh Besar

  • 18 Jun 2026 07:17 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Aceh Besar - Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Kinerja (Pusjar SKMK) Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI) Aceh terus memperkuat perannya dalam pengembangan kompetensi aparatur sipil negara (ASN) dan pembangunan budaya inovasi di daerah. Komitmen tersebut tercermin dalam pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelaporan Inovasi Daerah Kabupaten Aceh Besar Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Aceh Besar di Pusjar SKMK LAN RI Aceh, Rabu 17 Juni 2026.

Kegiatan yang diikuti oleh perwakilan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar ini bertujuan meningkatkan kapasitas ASN dalam mengembangkan, mendokumentasikan, dan melaporkan inovasi daerah secara sistematis sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.

Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris (Syech Muharram), yang membuka kegiatan secara resmi menegaskan bahwa inovasi merupakan instrumen penting dalam mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, Aceh Besar memiliki berbagai potensi yang harus terus dikembangkan melalui pendekatan inovatif, terutama dalam penguatan sektor ekonomi masyarakat, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta optimalisasi sektor pariwisata daerah.

"Pembangunan Aceh Besar ke depan harus mampu memperkuat perekonomian masyarakat melalui pengembangan UMKM yang berdaya saing, pengelolaan potensi wisata yang berkelanjutan, serta tetap berlandaskan pada nilai-nilai Syariat Islam sesuai paham Ahlussunnah wal Jamaah yang menjadi karakter dan identitas masyarakat Aceh," ujar Syech Muharram.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Pusjar SKMK LAN RI Aceh, Said Fadhil, menekankan bahwa inovasi harus menjadi budaya kerja yang melekat dalam organisasi pemerintah dan tidak berhenti pada penciptaan program atau aplikasi semata. Menurutnya, inovasi perlu dilembagakan hingga menjadi bagian dari sistem kinerja ASN melalui pendekatan ASN Corporate University (ASN Corpu).

"Budaya inovasi harus dilembagakan hingga menjadi bagian dari sistem kerja dan kinerja ASN. Melalui pendekatan ASN Corporate University, inovasi dapat tumbuh secara berkelanjutan karena didukung oleh proses pembelajaran yang terstruktur dan relevan dengan kebutuhan organisasi," jelasnya.

Lebih lanjut, Said Fadhil menjelaskan bahwa inovasi daerah merupakan instrumen strategis untuk memperkuat transformasi birokrasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mempercepat pencapaian tujuan pembangunan daerah.

Pada sesi materi, Mohd Febrianto, Analis Kebijakan Ahli Muda Pusjar SKMK LAN RI Aceh, memaparkan strategi membangun inovasi daerah berbasis permasalahan dan potensi lokal. Ia menjelaskan bahwa inovasi yang berdampak adalah inovasi yang mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat dan organisasi.

"Setiap daerah memiliki tantangan dan potensi yang berbeda. Oleh karena itu, inovasi harus lahir dari kebutuhan riil masyarakat serta memanfaatkan sumber daya dan keunggulan lokal yang dimiliki daerah," ungkapnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya penggunaan pendekatan evidence-based policy agar inovasi yang dikembangkan tidak hanya kreatif, tetapi juga mampu menghasilkan manfaat yang terukur bagi masyarakat.

Materi selanjutnya disampaikan oleh Derita Yuliarto dari Bappeda Aceh yang membahas teknis penyusunan dan pelaporan inovasi daerah dalam rangka penilaian Indeks Inovasi Daerah. Peserta memperoleh pemahaman mengenai tata cara penginputan data, penyusunan dokumen pendukung, serta strategi meningkatkan kualitas laporan inovasi sesuai pedoman yang ditetapkan oleh Kementerian Dalam Negeri.

Melalui kegiatan ini, Pusjar SKMK LAN RI Aceh menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi pemerintah daerah dalam membangun ekosistem inovasi yang berkelanjutan. Penguatan kapasitas ASN, pelembagaan budaya inovasi, serta penerapan pendekatan ASN Corporate University diharapkan mampu melahirkan inovasi-inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat sekaligus mempercepat terwujudnya birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada kinerja.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....