AI Bukan Pengganti Nalar, Pelajar Diajak Tetap Berpikir Kritis

  • 09 Agt 2026 20:57 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh – RRI Pro 2 Banda Aceh melalui program Cek Cerita Kamu Bisa menghadirkan dialog bertema "Pelajar di Era AI: Tetap Berpikir, Bukan Sekadar Mencari Jawaban", Rabu 5 Agustus 2026, pukul 16.00 WIB. Dialog ini mengupas pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) secara bijak di kalangan pelajar agar menjadi sarana belajar, bukan pengganti kemampuan berpikir kritis.

Dialog menghadirkan Akbar, Ketua Kaderisasi PD PII Banda Aceh, dan Maulidil Fikri, Ketua Umum PD PII Banda Aceh. Acara dipandu oleh host Amy.

Akbar mengatakan perkembangan teknologi AI membawa banyak manfaat bagi dunia pendidikan. Namun, menurutnya, pelajar harus mampu memanfaatkan teknologi tersebut secara bertanggung jawab agar tidak bergantung sepenuhnya pada jawaban instan.

"AI seharusnya menjadi alat bantu belajar, bukan alat untuk menggantikan proses berpikir. Pelajar tetap harus mengembangkan kemampuan menganalisis, memahami materi, dan menyelesaikan masalah secara mandiri," ujarnya.

Sementara itu, Maulidil Fikri menilai kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan etika menjadi kompetensi penting yang harus dimiliki generasi muda di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

"Kita harus mampu memanfaatkan AI secara cerdas. Teknologi dapat membantu mempercepat proses belajar, tetapi karakter, logika, dan kemampuan mengambil keputusan tetap dibangun melalui proses berpikir yang baik," katanya.

Ia juga mengajak para pelajar untuk menjadikan AI sebagai media pendukung dalam mencari referensi, memperluas wawasan, dan meningkatkan kualitas pembelajaran, tanpa mengabaikan kejujuran akademik serta tanggung jawab dalam menggunakan teknologi.

Melalui program Cek Kamu Bisa, RRI Banda Aceh terus menghadirkan ruang diskusi yang edukatif bagi generasi muda. Program ini diharapkan dapat meningkatkan literasi digital sekaligus mendorong pelajar agar mampu memanfaatkan teknologi secara bijak, kritis, dan produktif dalam menghadapi tantangan era kecerdasan buatan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....