Kenali Perbedaan Haji dan Umrah

  • 16 Apr 2026 11:35 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Ibadah haji dan umrah kerap dianggap serupa oleh sebagian masyarakat. Namun, terdapat perbedaan mendasar dalam pelaksanaan, durasi, hingga tingkat kesulitannya yang perlu dipahami oleh calon jamaah.

Ketua FK KBIHU Aceh Tgk. H. Abdul Muthalib Buchari, MM menegaskan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara ibadah haji dan umrah, baik dari segi pelaksanaan maupun persiapan yang dibutuhkan. Ia mengingatkan masyarakat, khususnya yang sudah pernah umrah, agar tidak menganggap haji sebagai ibadah yang sama.

Menurutnya, salah satu perbedaan utama terletak pada durasi dan tingkat kesulitan ibadah. “Kalau umrah itu paling lama 12 sampai 15 hari, tapi kalau haji bisa sampai 40 hari. Jadi tentu sangat berbeda, baik dari segi waktu maupun kesiapan,” ujarnya dalam dialog bersama Pro 4 RRI Banda Aceh, Rabu 15 April 2026.

Selain itu, fasilitas dan kondisi pelaksanaan juga berbeda. Pada umrah, jarak hotel umumnya dekat dengan Masjidil Haram, sementara saat haji jamaah harus menghadapi mobilitas tinggi, termasuk perjalanan ke Arafah, Muzdalifah, dan Mina dengan kondisi yang padat.

“Kalau haji ada melontar jamrah yang butuh fisik kuat. Untuk menuju jamarat itu kita harus berjalan kaki dan memang tidak ada kendaraan,” jelasnya.

Ia juga menyoroti perbedaan dari sisi administrasi dan aturan. Umrah relatif lebih mudah karena cukup dengan visa umrah, sementara haji memiliki aturan ketat dan tidak semua orang bisa mendapatkan visa haji.

Abdul Muthalib menambahkan bahwa kompleksitas ibadah haji jauh lebih tinggi, mulai dari perpindahan lokasi hingga padatnya jamaah di setiap tahapan. Karena itu, ia menekankan pentingnya mengikuti manasik haji secara serius.

“Haji dengan umrah jauh berbeda, sangat-sangat jauh berbeda. Maka yang sudah pernah umrah pun tetap wajib belajar manasik agar tidak mengalami kesulitan saat pelaksanaan,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....