Dinkes: 50 Persen Jemaah Lansia Punya Penyakit Jantung

  • 24 Apr 2025 20:06 WIB
  •  Banda Aceh

KBRN, Banda Aceh: Dinas Kesehatan Aceh mengungkapkan bahwa sekitar 40 hingga 50 persen jemaah haji lanjut usia (lansia) yang terdata tahun ini diperkirakan memiliki riwayat penyakit jantung. Data ini disampaikan oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Kabid P2P) Dinas Kesehatan Aceh, dr. Iman Murahman, Sp.KKLP, MKM dalam wawancara bersama RRI Banda Aceh pada Selasa (15/4/2025).

Menurut dr. Iman, meskipun total rekapitulasi penyakit kronis seperti jantung, diabetes melitus (DM), dan demensia masih dalam proses pengumpulan di tingkat kabupaten/kota, tren awal menunjukkan bahwa sebagian besar jemaah lansia memang memiliki masalah kesehatan, terutama pada organ jantung.

“Lansia kita itu jumlahnya cukup banyak. Dari kelompok lansia yang ada, sekitar 40–50 persennya kemungkinan besar sudah memiliki penyakit jantung, karena kondisi organ jantung yang membesar atau melemah seiring usia,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa hasil akhir dari proses pemeriksaan kesehatan akan terlihat saat jemaah memasuki tahapan embarkasi, di mana seluruh data dari masing-masing daerah dikumpulkan dan diverifikasi secara menyeluruh.

Mengingat kondisi kesehatan tersebut, Dinkes Aceh menganjurkan agar para jemaah lansia difokuskan hanya pada pelaksanaan rukun dan kewajiban utama dalam ibadah haji, guna mengurangi risiko kelelahan yang bisa memperburuk kondisi kesehatan mereka.

“Yang penting adalah bagaimana jemaah tetap bisa menjalankan haji secara sah dan aman. Oleh karena itu, kegiatan tambahan di luar kewajiban sebaiknya dibatasi agar kondisi fisik jemaah tetap terjaga,” tambah dr. Iman.

Ia menyatakan, sangat dibutuhkan pendampingan yang intensif serta pengawasan terhadap jemaah dengan penyakit kronis, termasuk upaya edukasi kepada keluarga dan petugas haji agar dapat memberikan perhatian khusus, terutama kepada kelompok rentan seperti lansia.

Kata Iman, Dinkes Aceh akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Agama serta otoritas kesehatan pusat dalam memastikan seluruh jemaah Aceh dapat menjalankan ibadah haji dengan kondisi fisik yang prima dan pendampingan medis yang memadai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....