Banda Aceh Dorong Ekonomi Kreatif Lewat Digital Branding

  • 01 Okt 2025 19:26 WIB
  •  Banda Aceh

KBRN, Banda Aceh: Dinas Pariwisata Kota Banda Aceh terus mendorong penguatan subsektor ekonomi kreatif agar mampu bersaing di pasar nasional bahkan internasional. Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dispar Kota Banda Aceh, Iin Muhaira, menyampaikan hal itu dalam perbincangan bersama RRI Banda Aceh, Jumat (19/9/2025).

Sejak bergabung di bidang ekonomi kreatif pada 2022, Iin menjelaskan pihaknya telah melakukan berbagai program pengembangan sumber daya manusia. Salah satunya melalui pelatihan dan peningkatan kapasitas pelaku ekonomi kreatif di kota tersebut.

“Ekonomi kreatif itu berawal dari sumber daya manusianya. Kalau SDM-nya berkembang, maka produk kreatifnya juga bisa naik kelas,” ujar Iin.

Menurutnya, subsektor ekonomi kreatif di Banda Aceh didominasi oleh kuliner, fashion, suvenir, dan kriya. Dari semua itu, kuliner menjadi yang paling menonjol. “Kuliner semakin hari semakin berkembang, bahkan sejak masa COVID-19 masyarakat makin kreatif meski terbatas tatap muka. Mereka memanfaatkan digital branding dan e-commerce agar denyut ekonomi tetap berjalan,” jelasnya.

Iin menambahkan, pihaknya juga mendorong legalitas produk dengan mendaftarkan hak paten serta bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk memperluas pasar. “Kami terus menggerakkan komunitas agar produk naik kelas, salah satunya melalui legalisasi merek dan penguatan branding digital,” katanya.

Ia menekankan pentingnya kemampuan storytelling dan komunikasi digital bagi pelaku ekonomi kreatif, terutama generasi muda. “Anak Gen Z ini punya keunggulan di ranah digital. Storytelling dan kemampuan komunikasi publik menjadi kunci agar produk bisa lebih menarik di mata konsumen,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....