RMCM Devy Dean Pertahankan Kuliner Pedas Lewat Inovasi
- 25 Agt 2026 22:01 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - RMCM Devy Dean mempertahankan usaha kuliner sejak 2017 melalui inovasi menu pedas. Usaha kuliner di kawasan Batoh, Banda Aceh, itu mengawali bisnis dari garasi rumah.
Owner RMCM Devy Dean, Devy Dean, mengatakan usaha tersebut awalnya hanya menjual ceker dan Indomie. Konsep kuliner ceker melotot lahir dari kegemarannya terhadap makanan pedas.
Menurut Devy, Indomie dengan tambahan ceker menjadi inovasi yang belum banyak tersedia di Banda Aceh. Menu tersebut kemudian berkembang dan menjadi salah satu produk terlaris.
“Awalnya kami hanya jual ceker dan Indomie. Kami ingin membuat sesuatu yang berbeda dan belum ada di Banda Aceh,” kata Devy dalam dialog UMKM Talks RRI Banda Aceh, Senin, 24 Agustus 2026.
Seiring perkembangan usaha, Devy menambah berbagai menu dengan cita rasa pedas. Di antaranya baby cumi melotot, kuah pliek melotot, ceker tanpa tulang, serta berbagai makanan ringan.
Devy mengatakan baby cumi menjadi salah satu menu andalan RMCM Devy Dean. Bahan baku tersebut didatangkan dari Tanjung Balai, Medan, karena kualitasnya dinilai sesuai kebutuhan usaha.
Ia juga menciptakan kuah pliek melotot dengan cita rasa pedas dan gurih. Menu tersebut dibuat dalam jumlah besar dan variasi lauknya dapat berubah setiap pekan.
Untuk menjangkau konsumen lebih luas, RMCM Devy Dean menyediakan beberapa tingkat kepedasan. Langkah tersebut dilakukan agar menu dapat dinikmati berbagai kelompok usia.
“Tidak semua menu harus pedas. Kami membuat beberapa level agar anak-anak sampai orang tua bisa menikmati,” ujarnya.
Devy menyebut usahanya tetap bertahan saat pandemi COVID-19 melalui perubahan pola kerja. Pegawai yang sebelumnya menjadi pelayan dialihkan menjadi kurir untuk mengantarkan makanan kepada pelanggan.
Ia menilai media sosial juga berperan penting dalam mengembangkan usaha. Informasi mengenai menu harian, ketersediaan makanan, hingga kondisi operasional disampaikan melalui Instagram, WhatsApp, dan TikTok.
RMCM Devy Dean juga aktif mengikuti kegiatan komunitas UMKM Banda Aceh. Devy menyebut pelatihan dan kegiatan UMKM membantu pelaku usaha memperoleh pengetahuan baru untuk mengembangkan bisnis.
Devy mengakui tantangan usaha tetap ada, terutama ketika daya beli masyarakat menurun. Ia memilih menghadapi kondisi tersebut dengan membuat promosi dan terus melakukan inovasi menu.
Ia mengajak pelaku UMKM, khususnya anak muda, tidak mudah menyerah ketika usaha mengalami penurunan penjualan. Menurutnya, kualitas produk, promosi, pelayanan, dan inovasi menjadi kunci mempertahankan usaha.
“Jangan cepat menyerah ketika sedang sepi. Terus berinovasi dan lakukan promosi karena usaha yang baik akan dicari pelanggan,” kata Devy.
Saat ini, Devy memilih memperkuat usaha yang sudah berjalan daripada membuka cabang baru. Ia ingin mengembangkan menu dan meningkatkan kualitas RMCM Devy Dean agar semakin dikenal masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....