Aceh Punya Potensi Besar Kembangkan Industri Kreatif Halal

  • 31 Agt 2025 20:33 WIB
  •  Banda Aceh

KBRN, Banda Aceh: Pelaku usaha di Aceh didorong untuk semakin menyadari pentingnya memiliki sertifikat halal sebagai bagian dari upaya memperluas pasar. Dengan sertifikasi tersebut, produk-produk Aceh dinilai mampu menembus pasar internasional, bahkan hingga ke negara-negara non-Muslim.

Hal itu disampaikan Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Dr. Evriyenni, S.E., M.Si., CTT., CATr, dalam perbincangan bersama RRI Banda Aceh, Jumat (29/8/2025).

Menurutnya, sertifikat halal bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi kunci untuk memperluas jejaring usaha. “Pelaku usaha di Aceh harus sadar bahwa dengan sertifikat halal, mereka bisa berkolaborasi dengan mitra internasional. Bahkan negara-negara non-Muslim kini sudah melirik produk halal,” jelasnya.

Lebih lanjut, Evriyenni menuturkan Aceh memiliki banyak potensi dalam pengembangan industri halal. Mulai dari makanan halal, wisata halal, hingga layanan kesehatan yang telah mengacu pada prinsip syariat Islam. “Rumah sakit di Aceh sudah mulai mengadopsi konsep pelayanan kesehatan berbasis syariat. Ini menjadi peluang yang bisa dikembangkan,” ujarnya.

Selain itu, kekayaan budaya dan bahan baku lokal juga dinilai dapat menjadi keunggulan industri kreatif Aceh. Produk khas seperti pliu, ikan kemamah, hingga kuliner ayam tangkap berpeluang dikemas lebih modern agar mudah dikonsumsi langsung oleh masyarakat. “Tantangannya adalah bagaimana produk khas Aceh bisa dikreasikan agar lebih praktis, tetap otentik, dan memiliki nilai jual tinggi,” tambahnya.

Tak hanya kuliner, sektor kerajinan juga memiliki prospek besar. Evriyenni menyebut, Aceh dengan 23 kabupaten/kota memiliki ragam motif dan produk kerajinan yang bisa dikembangkan secara kreatif untuk menembus pasar nasional maupun global.

“Jika potensi ini digarap serius, industri kreatif berbasis ekonomi Islam di Aceh bisa berkembang pesat. Kuncinya ada pada kreativitas, literasi halal, dan keberanian pelaku usaha untuk berinovasi,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....