Garam Get Dorong Kemandirian Garam Lokal Aceh
- 28 Jul 2026 07:45 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - UMKM Garam Get terus mendorong kemandirian garam lokal melalui pembinaan petani dan penguatan kualitas produk. Upaya itu diharapkan mengurangi ketergantungan Aceh terhadap pasokan garam dari luar daerah.
Owner Garam Get, T. Tansri Jauhar, SE mengatakan, Aceh memiliki potensi garam yang sangat besar. Menurutnya, garis pantai yang panjang menjadi modal utama membangun industri garam berdaya saing.
Ia menyebut kebutuhan garam konsumsi Aceh mencapai sekitar 46 ribu ton setiap tahun. Namun, sebagian besar kebutuhan tersebut masih dipenuhi dari luar daerah.
"Melalui industri garam lokal, kita dapat mengurangi ketergantungan sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat pesisir," ujar Tansri dalam Dialog UMKM Talks RRI Banda Aceh, Senin (27/7/2026).
Tansri menjelaskan Garam Get lahir bersama Rumah Garam Aceh sebagai wadah pembinaan petani. Produk tersebut telah mengantongi sertifikasi SNI, BPOM, dan halal sebagai jaminan mutu.
Menurutnya, tantangan utama pengembangan garam lokal meliputi perubahan cuaca, keterbatasan teknologi, akses permodalan, hingga pemasaran. Karena itu, kolaborasi pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat dinilai sangat diperlukan.
Ia berharap masyarakat semakin bangga menggunakan garam produksi Aceh. Dukungan terhadap produk lokal diyakini mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....