Pasokan Terancam Menipis di Akhir Tahun, Aceh Minta Tambahan Kuota BBM
- 31 Mei 2026 21:49 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh – Pemerintah Aceh berencana mengusulkan penambahan kuota bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi kepada pemerintah pusat menyusul meningkatnya konsumsi di sejumlah wilayah yang dinilai telah melampaui proyeksi awal.
Kepala Bidang Minyak dan Gas Bumi (Migas) Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh, Dian Budi Dharma, ST, MT, mengatakan peningkatan konsumsi yang terjadi saat ini menunjukkan adanya pergeseran atau shifting penggunaan kuota yang berpotensi memengaruhi ketersediaan pasokan hingga akhir tahun.
Dalam perbincangan bersama RRI, Selasa 26 Mei 2026, Dian menjelaskan konsumsi BBM di beberapa daerah sudah berada pada kondisi yang tidak normal dibandingkan perkiraan awal penyaluran.
"Ketika konsumsi sudah berada di atas proyeksi atau abnormal, maka sebenarnya telah menggunakan alokasi yang diperkirakan untuk periode berikutnya. Jika kondisi ini terus berlanjut, maka pada akhir tahun kuota yang tersedia akan semakin berkurang," ujarnya.
Untuk mengantisipasi potensi kekurangan pasokan tersebut, Pemerintah Aceh tengah menyiapkan surat gubernur yang akan diajukan kepada pemerintah pusat sebagai dasar permintaan penambahan kuota BBM bersubsidi tahun 2026.
Menurut Dian, langkah tersebut diperlukan agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi dan tidak terjadi kelangkaan pasokan menjelang akhir tahun.
Ia menegaskan usulan penambahan kuota tidak berarti mengurangi alokasi jenis BBM lainnya, termasuk Pertamina Dex. Penyesuaian yang diusulkan semata-mata bertujuan menyesuaikan pasokan dengan tingkat konsumsi yang terus meningkat.
"Kalau terjadi peningkatan konsumsi yang signifikan, yang dilakukan adalah mengusulkan penambahan kuota agar pasokan tetap aman. Bukan mengurangi kuota jenis BBM lain," katanya.
Dian menjelaskan selama ini Pemerintah Aceh secara rutin menyampaikan kebutuhan tambahan kuota kepada pemerintah pusat berdasarkan perkembangan konsumsi di lapangan. Meski demikian, realisasi tambahan kuota tetap bergantung pada kebijakan dan persetujuan pemerintah pusat.
Ia memastikan hingga saat ini pasokan BBM di Aceh masih dalam kondisi aman dan tidak ada pengurangan kuota yang berdampak terhadap distribusi kepada masyarakat.
"Kami terus memantau perkembangan konsumsi dan kebutuhan di lapangan. Yang jelas, untuk Aceh saat ini pasokan BBM masih tersedia dan tidak mengalami pengurangan," ujarnya.
Dinas ESDM Aceh berharap usulan penambahan kuota dapat menjadi solusi untuk menjaga stabilitas pasokan energi di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi yang berdampak pada kenaikan konsumsi BBM di berbagai daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....