Ekowisata Mangrove Dorong Generasi Muda Kenali Budaya

  • 01 Okt 2026 13:25 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Ekowisata mangrove dinilai memiliki peran penting dalam mengenalkan budaya lokal kepada generasi muda. Selain menawarkan keindahan alam, kawasan mangrove dapat menjadi ruang edukasi untuk memperkenalkan tradisi, kearifan lokal, dan kehidupan masyarakat pesisir.

Hal ini disampaikan Rusdy, S.Ag.,M.Pd selaku Pegiat Budaya dalam Dialog Sie Reuboh di pro4 RRI banda aceh dengan tema " Menghidupkan Budaya Lokal Lewat Ekowisata Manggrove", Senin 28 September 2026.

Menurutnya, pengembangan ekowisata tidak hanya berorientasi pada potensi wisata, tetapi juga perlu diiringi dengan upaya menjaga nilai-nilai budaya masyarakat setempat.

Ia mengatakan, generasi muda perlu diberikan kesempatan untuk mengenal lingkungan sekaligus memahami budaya yang tumbuh di sekitarnya. Kawasan mangrove dapat dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran yang menggabungkan aspek lingkungan, sosial, dan budaya.

“Generasi muda harus mengetahui bahwa di balik kawasan mangrove terdapat kehidupan masyarakat dan nilai budaya yang perlu dijaga,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan anak muda dapat dilakukan melalui berbagai kegiatan, seperti edukasi lingkungan, penanaman dan pemeliharaan mangrove, kegiatan seni budaya, hingga pengembangan konten kreatif mengenai potensi wisata daerah.

“Pemanfaatan media digital juga dinilai dapat membantu memperkenalkan ekowisata mangrove kepada masyarakat yang lebih luas. Generasi muda dapat berperan dalam membuat konten informatif dan kreatif mengenai lingkungan serta budaya lokal tanpa menghilangkan nilai-nilai yang menjadi identitas masyarakat,” tambahnya.

Rusdy menambahkan, pengembangan ekowisata perlu melibatkan masyarakat setempat agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan. Masyarakat tidak hanya menjadi objek wisata, tetapi juga berperan sebagai pengelola sekaligus penjaga lingkungan dan budaya.

Melalui pengembangan ekowisata mangrove yang melibatkan generasi muda, kawasan pesisir diharapkan tidak hanya menjadi destinasi wisata, tetapi juga ruang untuk belajar dan mengenal budaya lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....