Edukasi Pernikahan Dini Penting Bagi Remaja Aceh

  • 12 Jun 2026 17:29 WIB
  •  Banda Aceh

RRI. CO. ID, Banda Aceh - Pernikahan usia dini masih menjadi tantangan yang dihadapi sebagian remaja di berbagai daerah, termasuk di Aceh. Kurangnya pemahaman tentang risiko pernikahan dini, tekanan lingkungan, hingga faktor ekonomi kerap menjadi alasan yang mendorong remaja mengambil keputusan menikah sebelum siap secara mental, pendidikan, dan finansial.

Hal tersebut mengemuka dalam Talkshow Diary Puan (Perempuan dan Anak) Programa 1 RRI Banda Aceh bertema "Remaja Hebat Tanpa Nikah Cepat", Senin 8 Juni 2026 yang menghadirkan Psikolog Puspaga Banda Aceh, Lisdayani, serta Fasilitator Forum Anak Kota Banda Aceh, Caisa Mayla Kusniatik.

Psikolog Puspaga Banda Aceh, Lisdayani, mengatakan masa remaja merupakan fase penting untuk belajar, berkembang, dan mempersiapkan masa depan. Menurutnya, menjadi remaja hebat bukan ditentukan oleh seberapa cepat seseorang menikah, melainkan seberapa matang dirinya dalam mempersiapkan kehidupan di masa depan.

"Pernikahan bukan hanya soal cinta, tetapi juga kesiapan mental, emosional, pendidikan, kesehatan reproduksi, dan ekonomi. Menunda pernikahan sampai benar-benar siap bukan berarti menunda kebahagiaan, melainkan mempersiapkan kehidupan yang lebih sehat dan sejahtera," ujarnya.

Ia menjelaskan, pernikahan dini berisiko menimbulkan berbagai persoalan, mulai dari masalah kesehatan reproduksi, kesiapan menjadi orang tua, hingga potensi munculnya konflik rumah tangga akibat ketidakmatangan emosional.

Menurut Lisdayani, banyak remaja belum memahami kompleksitas kehidupan pernikahan. Tidak sedikit yang memandang pernikahan sebagai jalan keluar dari masalah ekonomi atau tekanan keluarga, padahal setelah menikah mereka justru menghadapi tanggung jawab baru yang jauh lebih besar.

"Masalah dalam rumah tangga sangat kompleks. Bahkan pasangan yang sudah puluhan tahun menikah masih menghadapi berbagai tantangan. Karena itu, remaja perlu dibekali edukasi yang cukup sebelum mengambil keputusan besar seperti menikah," katanya.

Sementara itu, Fasilitator Forum Anak Kota Banda Aceh, Caisa Mayla Kusniatik, menilai pernikahan dini dapat menghilangkan kesempatan remaja untuk mengejar pendidikan dan cita-cita.

Menurutnya, usia remaja merupakan masa untuk mencari jati diri, mengembangkan potensi, dan meraih berbagai prestasi. Ketika menikah terlalu cepat, banyak remaja terpaksa menghentikan pendidikan atau mengubur impian yang telah dibangun sejak kecil.

"Remaja seharusnya menggunakan waktunya untuk belajar, berorganisasi, mengembangkan bakat, dan mempersiapkan masa depan. Menikah dini sering kali membuat kesempatan itu hilang," ujarnya.

Caisa menambahkan, Forum Anak Kota Banda Aceh terus melakukan edukasi melalui program Sausikula yang menyasar sekolah-sekolah serta kampanye di media sosial. Program tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman remaja tentang kesehatan reproduksi, perencanaan masa depan, dan risiko pernikahan usia dini.

Menurutnya, edukasi juga perlu diberikan kepada orang tua yang masih memegang anggapan bahwa menikah muda merupakan solusi terbaik bagi anak.

"Kami ingin mengubah pola pikir bahwa menikah dini bukan jalan keluar dari masalah. Justru bisa memunculkan tantangan baru jika tidak disertai kesiapan yang matang," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, kedua narasumber menekankan pentingnya peran keluarga dalam mendampingi remaja. Orang tua diharapkan mampu membangun komunikasi yang hangat, memberikan edukasi mengenai kesehatan reproduksi, serta mendukung anak untuk mengejar pendidikan dan mengembangkan keterampilan.

Lisdayani mengingatkan bahwa masa muda merupakan kesempatan berharga yang tidak dapat diulang. Karena itu, remaja perlu memanfaatkan waktu untuk membangun karakter, meraih prestasi, dan mempersiapkan masa depan sebelum memasuki kehidupan rumah tangga.

"Raih cita-cita setinggi mungkin. Masa depan yang baik dimulai dari persiapan yang baik hari ini. Jangan sampai keputusan yang terburu-buru membuat kesempatan berkembang menjadi hilang," ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....