Aceh Perlu Armada Perikanan Modern

  • 21 Jun 2025 13:56 WIB
  •  Banda Aceh

KBRN, Banda Aceh: Modernisasi armada perikanan menjadi kebutuhan mendesak di Aceh untuk meningkatkan kualitas hasil tangkapan dan memperkuat sektor perikanan tangkap. Kapal dengan fasilitas pendingin disebut sebagai salah satu solusi strategis yang masih belum dimiliki nelayan Aceh.

Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kutaraja, Lampulo, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh, Dr. Rakhimah Khairi Isfani, ST., M.Eng menyampaikan bahwa subsektor perikanan tangkap memiliki potensi besar untuk dikembangkan, terutama jika didukung oleh investasi di sektor armada perikanan. Menurutnya, modernisasi kapal perikanan menjadi prioritas dalam waktu dekat.

“Sekarang investasi yang paling sangat dibutuhkan sebenarnya dalam waktu dekat ini adalah kapal berpendingin,” ujarnya dalam dialog bersama RRI Banda Aceh, Jum’at (20/6/2025).

Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kutaraja, Lampulo, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh, Dr. Rakhimah Khairi Isfani, ST., M.Eng (kanan) dalam dialog bersama RRI Banda Aceh, Jum’at (20/6/2025).

Isfani menjelaskan, saat ini belum ada kapal perikanan di Aceh yang dilengkapi dengan fasilitas pendingin langsung di dalamnya. Padahal, keberadaan teknologi ini sangat penting untuk menjaga kesegaran hasil tangkapan ikan sejak dari laut hingga sampai ke darat. “Ikan ini adalah komoditi yang mudah rusak, jadi dibutuhkan penanganan segera setelah ditangkap,” jelasnya.

Selama ini menurutnya, nelayan Aceh masih menggunakan es yang dibawa dari darat untuk menjaga kesegaran ikan selama berada di laut. Cara ini dinilai masih kurang efektif, apalagi untuk penangkapan dalam waktu yang lebih lama dan jarak yang jauh dari dermaga.

“Dengan adanya kapal berpendingin, proses penyimpanan ikan akan menjadi lebih efisien dan kualitas hasil tangkapan pun bisa lebih terjaga. Hal ini secara langsung juga akan berdampak pada peningkatan nilai jual ikan dan daya saing produk perikanan Aceh di pasar nasional maupun internasional,” tambahnya.

Isfani pun mengajak para investor untuk melihat peluang besar ini sebagai langkah strategis dalam pengembangan sektor kelautan dan perikanan Aceh ke depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....