Rekor Baru! BULOG Serap Gabah-Beras Petani Tembus 3 Juta Ton

  • 03 Jun 2026 16:39 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh – Perum BULOG mencatat capaian bersejarah dalam pelaksanaan penugasan pemerintah untuk pengadaan gabah dan beras dalam negeri. Hingga 3 Juni 2026, realisasi serapan gabah dan beras petani secara nasional telah mencapai 3.008.626 ton setara beras atau sekitar 75 persen dari target nasional sebesar 4 juta ton pada tahun ini.

Capaian tersebut menjadi tonggak penting dalam pengelolaan pangan nasional. Dalam kurun waktu kurang dari enam bulan, BULOG berhasil mendekati target tahunan yang selama ini menjadi tantangan dalam menjaga keseimbangan antara perlindungan petani, penguatan cadangan pangan pemerintah, dan stabilitas harga pangan.

Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari petani, pemerintah pusat dan daerah, TNI, Polri, penyuluh pertanian, penggilingan padi hingga seluruh jajaran BULOG di Indonesia.

"Alhamdulillah hingga awal Juni 2026, BULOG telah berhasil menyerap 3 juta ton setara beras. Ini menunjukkan bahwa negara hadir secara nyata untuk memastikan hasil panen petani terserap dengan baik sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional," ujar Ahmad Rizal dalam keterangannya, Rabu 3 Juni 2026.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa kebijakan pemerintah melalui penetapan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah sebesar Rp6.500 per kilogram berjalan efektif dalam memberikan kepastian pasar dan menjaga pendapatan petani.

Ahmad Rizal menegaskan BULOG akan terus menjalankan peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan nasional sekaligus memastikan keberpihakan kepada petani.

"Keberhasilan serapan sebesar 3 juta ton ini bukan hanya angka, tetapi wujud nyata keberpihakan negara kepada petani dan komitmen bersama dalam mewujudkan swasembada pangan nasional," ujarnya.

Sementara di Provinsi Aceh, kinerja penyerapan gabah dan beras juga menunjukkan hasil positif. Hingga awal Juni 2026, realisasi pengadaan di wilayah Aceh telah mencapai 199.794,34 ton gabah kering panen (GKP) atau setara 102.363,41 ton beras.

Wakil Pemimpin Perum Bulog Kanwil Aceh Alhori, mengatakan pihaknya terus mengoptimalkan penyerapan hasil panen petani melalui sinergi dengan pemerintah daerah, TNI/Polri, penyuluh pertanian, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

"Kami memastikan hasil panen petani Aceh dapat terserap secara maksimal sesuai HPP yang telah ditetapkan pemerintah. Langkah ini merupakan bentuk nyata kehadiran BULOG dalam menjaga kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Aceh," katanya.

Keberhasilan serapan gabah dan beras secara nasional turut memperkuat stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Saat ini, stok beras yang dikelola BULOG telah melampaui 5 juta ton, yang disebut sebagai level tertinggi dalam sejarah modern pengelolaan pangan nasional.

Stok tersebut dinilai menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas harga beras, mendukung pelaksanaan bantuan pangan pemerintah, serta mengantisipasi kebutuhan saat terjadi bencana maupun gejolak pasar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....