Lapas Atambua Buka Puasa Bersama Warga Binaan dan Anak Yatim
- 12 Mar 2026 16:22 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Atambua menggelar buka puasa bersama dalam rangka mengisi bulan suci Ramadhan 1447 H di Aula Lapas, Rabu 11 Maret 2026. Kegiatan yang dimulai pukul 17.30 WITA ini dihadiri langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Atambua, Bambang Hendra Setyawan, didampingi Ketua DWP Lapas Atambua, Ny. Tatik Hendra, beserta jajaran pejabat struktural dan pegawai Muslim. Suasana penuh kekeluargaan ini turut melibatkan 15 anak yatim dan dhuafa dari Masjid Husnul Khotimah serta Majelis Taklim Nur Annisa sebagai undangan khusus, didampingi 9 orang Penyuluh Agama Islam dari Kantor Kemenag Kabupaten Belu.
Kegiatan diawali secara khidmat dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an yang dilantunkan dengan merdu oleh salah seorang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Alunan ayat suci tersebut menjadi pembuka yang menambah kekhusyukan suasana di dalam aula.
Sejalan dengan makna spiritual tersebut, Kalapas Atambua, Hendra, dalam sambutannya menekankan bahwa momentum ini merupakan sarana krusial bagi pembinaan kepribadian para warga binaan. Beliau berharap melalui kegiatan bernuansa religius ini, para warga binaan dapat memaknai esensi Ramadhan yang sesungguhnya sebagai waktu untuk refleksi diri dan transformasi batin. Dengan berbagi kebahagiaan dan memaknai nilai luhur Ramadhan bersama seluruh pihak yang terlibat, diharapkan muncul semangat perubahan positif serta keikhlasan dalam berbuat baik bagi semua, baik petugas, undangan, maupun warga binaan.
"Lebih dari itu, momen ini menjadi kesempatan berharga bagi keluarga besar Lapas Atambua untuk merayakan kebersamaan dan berbagi kebahagiaan secara langsung dengan anak-anak yatim. Dengan memaknai nilai luhur Ramadhan bersama seluruh pihak yang terlibat, kami berharap muncul semangat perubahan positif serta keikhlasan dalam berbuat baik yang menyentuh seluruh hadirin, baik itu petugas, undangan, maupun warga binaan yang menyaksikan dan merasakan kepedulian ini," kata Hendra.
Acara dilanjutkan dengan Tausiyah Ramadhan yang disampaikan oleh Ustadz Maaruf Wailissa. Dalam ceramahnya, beliau menggarisbawahi kemuliaan berbagi terhadap sesama manusia.
"Memberi makan kepada satu orang dengan ikhlas, pahalanya diibaratkan laksana menghidupkan satu dunia. Inilah esensi kemanusiaan yang harus dijaga selama bulan suci ini," ujar Ustadz Maaruf.
Memasuki waktu berbuka, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama dan buka puasa yang kemudian diikuti dengan pelaksanaan Sholat Maghrib berjamaah. Usai melaksanakan ibadah tersebut, acara diteruskan dengan aksi kepedulian sosial berupa penyerahan Bingkisan Hari Raya secara simbolis oleh Kalapas Atambua yang didampingi Ketua DWP Lapas Atambua bagi anak-anak yatim dhuafa, warga binaan, serta para Penyuluh Agama Kemenag Kabupaten Belu.
Salah seorang anak yatim dari Masjid Husnul Khotimah, Faizal mengungkapkan rasa syukurnya atas undangan dan perhatian yang diberikan oleh keluarga besar Lapas Atambua.
"Kami merasa sangat senang dan dihargai bisa berbuka puasa di sini. Bingkisan yang diberikan sangat berarti bagi kami untuk menyambut hari raya nanti," ujar Husnul.
Sementara itu, seorang warga binaan, Eko yang turut hadir merasakan suasana berbeda yang membuatnya merasa tetap menjadi bagian dari masyarakat.
"Berbuka bersama anak-anak yatim dan petugas membuat kami merasakan kehangatan keluarga yang sangat kami rindukan. Momen ini memotivasi kami untuk sungguh-sungguh memperbaiki diri dan memaknai Ramadhan dengan lebih baik," kata Eko.
Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan pelaksanaan Sholat Isya, Sholat Tarawih, dan Sholat Witir secara berjamaah di area Lapas. Pelaksanaan ibadah malam tersebut berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kekhusyukan. (AS)