PERSANI NTT: Nothing About Us, Without Us !
- 15 Des 2025 06:11 WIB
- Atambua
RRI.CO.CO, Atambua-Pesan tidak ada tentang kami tanpa kami (Nothing About Us Without Us) adalah slogan yang menggambarkan gerakan hak-hak bagi penyandang disabilitas. Informasi disampaikan Serafina Bete, Ketua Perkumpulan Tuna Daksa Kristiani (Persani)NTT kepada rri.co.id, Senin (15/12/2025).
Baca Juga:PERSANI NTT: Alat Bantu Disabilitas Mahal !
"Arti slogan Nothing About Us Without Us ini, menekankan partisipasi penuh dan langsung dari penyandang disabilitas dalam semua keputusan yang memengaruhi kehidupan kami sebagai kaum difabel. Ini bukan sekedar rangkaian kata tapi prinsip fundamental penentuan nasib sendiri dan tuntutan akan kesetaraan," katanya.
Menurut Serafina, makna utamanya penyandang disabilitas lebih tau, apa yang dibutuhkan, bukan dari pandangan non difabel. "Slogan ini menuntut agar kebijakan, program, dan layanan, secara khusus berkaitan dengan disabilitas tidak dirancang tanpa masukan, keterlibatan, dan kepemimpinan mereka yang terdampak langsung," ucapnya.
"Bisa dilihat keputusan mengenai komunitas penyandang disabilitas sering dibuat oleh orang-orang non-disabilitas. Meskipun mungkin bermaksud baik, tetapi tidak memahami realitas hidup dengan disabilitas," tuturnya.
Lanjutnya keterlibatan disabilitas dibutuhkan termasuk dalam pengambilan keputusan yang lebih umum dalam aspek pelayanan seperti pendidikan, kesehatan, atau pekerjaan. "Pendekatan paternalistik ini sering kali menghasilkan solusi yang tidak efektif, tidak aksesibel, atau bahkan merugikan," ujarnya.
Slogan Nothing About Us Without Us ini penting untuk mengakhiri ketergantungan dan paternalisme, serta mendorong kontrol penuh atas kehidupan dan penentuan nasib sendiri. Hal ini untuk memastikan penyandang disabilitas dapat mengakses kebutuhan mereka secara langsung tanpa diwakilkan.
"Mereka bisa akses obat yang dibutuhkan dengan tepat dan rehabilitasi yang berkualitas, kemudian berpartisipasi penuh dalam pendidikan inklusif. Selai ini mereka punya perwakilan dalam peran penelitian dan pengembangan, misalnya dalam pengembangan teknologi alat bantu," ujarnya lagi.
Serafina juga menuturkan, non-disabilitas mendukung dengan aktif mencari dan memperkuat suara penyandang disabilitas dalam proses pengambilan keputusan. Juga memastikan proses pengambilan keputusan dapat diakses sepenuhnya, berbicara langsung kepada penyandang disabilitas, bukan melalui perantara atau pendamping, serta menghargai hidup mereka," ujarnya.