Pemda Alor Gencar Lakukan Pencegahan AIDS Melalui WPA

  • 09 Okt 2025 20:52 WIB
  •  Atambua

KBRN, Alor: Pemerintah Daerah Kabupaten Alor gencar melakukan langkah pencegahan terhadap penyebaran HIV/AIDS. Hal itu disampaikan oleh Asisten I Setda Alor, Ridwan Nampira, saat membuka kegiatan sosialisasi HIV/AIDS dan pembentukan kelompok Warga Peduli AIDS (WPA) di Kantor Kelurahan Kalabahi Barat, Kecamatan Teluk Mutiara, Kamis (9/10/2025).

Dalam kesempatan itu, Ridwan mengungkapkan bahwa kasus AIDS pertama kali ditemukan di Kabupaten Alor pada tahun 2000 dan terus mengalami peningkatan. Hingga akhir 2024, tercatat sebanyak 761 kasus dengan rincian 115 orang meninggal dan 646 masih hidup. Sepanjang tahun 2024 terdapat 79 kasus baru, sementara hingga Agustus 2025 sudah ditemukan 62 kasus baru.

“Data tersebut mengindikasikan bahwa sumber penyebaran sudah berada di wilayah Alor. Infeksi AIDS sebagian besar menyerang usia 15 hingga 40 tahun, yang tentu berdampak pada produktivitas kerja masyarakat,” ucap Ridwan.

Pemerintah Daerah, lanjutnya, berupaya melakukan berbagai langkah pencegahan melalui kelompok masyarakat seperti WPA. “Namun yang terpenting adalah pencegahan harus dimulai dari diri masing-masing,” katanya.

Sementara itu, Lurah Kalabahi Barat, Jibrael Mou, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai sosialisasi sangat tepat dilakukan di wilayahnya, terutama untuk melindungi generasi muda. “Melalui kelompok masyarakat, kita bisa mengambil langkah bersama dalam menanggulangi penyebaran HIV/AIDS,” katanya.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah pemateri dari berbagai instansi, di antaranya Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS, Dominggus Prakameng, Pengelola Program Margareta Mautuka, serta perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Alor, Ida Bala. Turut hadir pula tokoh masyarakat dan undangan lainnya.

Rekomendasi Berita