Merenungi Sengsara Kristus: Jalan Salib di Masa Prapaskah

  • 23 Feb 2026 11:10 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Ibadat Jalan Salib setiap hari Jumat merupakan momen sakral bagi umat Katolik untuk mengenang kembali rute penderitaan Yesus menuju Kalvari. Melalui empat belas perhentian yang ada, umat diajak untuk berhenti sejenak dan merefleksikan besarnya kasih Tuhan melalui pengorbanan diri-Nya.

Kegiatan rohani ini menjadi sarana pertobatan yang mendalam selama masa Prapaskah untuk menyucikan hati sebelum perayaan Paskah. Setiap doa dan nyanyian yang dipanjatkan membantu umat menyelami makna kesetiaan serta ketabahan dalam menghadapi cobaan hidup.

Melalui visualisasi penderitaan Kristus, umat diingatkan bahwa penderitaan manusia tidak pernah dialami sendirian karena Tuhan telah merasakannya terlebih dahulu. Kesadaran ini menumbuhkan semangat solidaritas untuk turut memanggul salib sesama yang sedang mengalami kesulitan di dunia nyata.

Jumat Prapaskah menjadi istimewa karena suasana hening dan khidmat yang dibangun mampu mendekatkan jiwa pada misteri penebusan dosa. Setiap langkah dalam prosesi ini adalah simbol perjalanan iman yang penuh tantangan namun menjanjikan harapan akan kebangkitan.

Ibadat Jalan Salib bukan sekadar rutinitas liturgis, melainkan undangan untuk bertransformasi menjadi pribadi yang lebih penuh kasih. Semoga melalui devosi ini, setiap pribadi mampu memetik pelajaran tentang kerendahan hati dan pengampunan yang sempurna.

Rekomendasi Berita