Lonjakan Pesanan Warnai Ekspansi Parfum Nofitta Laundry

  • 27 Feb 2026 06:02 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Alor - Owner Nofitta Laundry Alor, Nur Lailatin Azizah, mengakui lonjakan pesanan kerap terjadi setelah masa penutupan layanan. Penumpukan pekerjaan membuat operasional kembali dibuka dalam kondisi membludak.

Ia menuturkan, meski sudah mengumumkan tutup sementara, masih ada pelanggan yang menitipkan cucian. Akibatnya, pekerjaan sebelumnya belum selesai saat layanan kembali dibuka.

“Ketika kami sudah ngomong tutup, tetap saja ada yang titip. Akhirnya ketika masuk itu membludak, karena PR dari kemarin-kemarin belum dikerjakan,” ujarnya. Jumat, 27 Februari 2026.

Di tengah kesibukan tersebut, ia berencana pulang kampung saat Lebaran. Namun keputusan itu masih menyisakan keraguan karena untuk pertama kalinya meninggalkan usaha yang dirintis sejak awal.

Ia menyebut operasional sebenarnya sudah dapat berjalan otomatis. Kepercayaan kepada karyawan menjadi kunci agar usaha tetap stabil meski tanpa pengawasan langsung.

“Kalau untuk operasional mereka sudah trusted, sebenarnya sudah bisa dikatakan autopilot kalau waktunya mencukupi dan mesinnya memadai,” katanya.

Lebih lanjut, selain layanan laundry, Nofitta juga mengembangkan parfum sebagai ciri khas usaha. Varian Ocean Fresh dan Sakura menjadi yang paling diminati pelanggan.

Namun pengadaan bahan baku sempat terkendala karena pembatalan dari beberapa supplier. Saat ini, pihaknya menunggu tambahan varian baru untuk memperkaya pilihan aroma.

Selain itu , dalam manajemen keluarga, Nur Lailatin menekankan kolaborasi bersama suami. Ia menyebut pembagian peran dilakukan secara bergantian agar usaha dan keluarga tetap seimbang.

Dikatakannya, anak-anak juga telah dibiasakan dengan jadwal disiplin di rumah. Meski belum sepenuhnya terlibat dalam usaha, mereka mulai dikenalkan pada tanggung jawab sederhana seperti layanan antar jemput.

Dengan dukungan keluarga dan sistem kerja yang tertata, ia optimistis usaha tetap berjalan baik. Ke depan, penambahan mesin dan tenaga kerja menjadi opsi untuk mengantisipasi lonjakan permintaan.

Rekomendasi Berita