Judi Online sebagai Gejala Sosial dan Tekanan Ekonomi

  • 22 Jan 2026 13:05 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua – Judi online kian marak dan menyasar berbagai lapisan masyarakat. Fenomena ini muncul seiring meningkatnya tekanan ekonomi dan keterbatasan peluang hidup.

Judi online mencerminkan tekanan ekonomi yang tinggi dan kondisi sosial yang rapuh. Seperti disampaikan Yohanes Berchmans Ngga’A Rua, S.Fil., Pengamat Kebijakan Publik dan Tokoh Pemuda, Selasa, 20 Januari 2026.

"Teknologi digital mempercepat penyebaran praktik ini karena akses yang mudah dan tanpa batas," ucapnya. "Judi online hadir sebagai tawaran instan di tengah minimnya kesempatan ekonomi yang nyata."

Menurutnya, kondisi tersebut memperlihatkan ketimpangan antara kebutuhan hidup dan kemampuan masyarakat memenuhinya secara legal. Dalam situasi terdesak, risiko kerap diabaikan.

“Ketika jalur sukses yang sah terasa tertutup, orang cenderung mencari inovasi yang menyimpang,” kata Yohanes, merujuk pada Teori Strain. Judi online ditemukan dalam berbagai kasus yang melibatkan masyarakat dari latar belakang sosial dan ekonomi yang berbeda.

Aktivitas tersebut berlangsung melalui platform digital yang kini semakin mudah dijangkau masyarakat. Platform ini dapat diakses menggunakan perangkat telepon seluler yang terhubung dengan jaringan internet.

Rekomendasi Berita